Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

jajanan-sekolah-ilustrasi-_110526210957-952

Membiasakan balita jajan sangat tidak sehat. Belum lagi intaian penyakit yang mengancam balita bisa saja melalui jajanan di sekolah. Tidak harus stop jajan sama sekali, tapi ajari balita memilih jajanan yang sehat.

  1. Jelaskan pada anak untuk menghindari jajanan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Contohnya jajanan yang manis dan berwarna menyolok, seperti sirup merah atau oranye, permen, es, dan kue mengandung bahan pengawet dan pewarna yang berbahaya bagi tubuh.
  1. Beri tahu balita tempat jajan yang sehat dilihat dari sudut pandang kebersihan tempat, jenis-jenis menu sehat. Misalnya, pilih menu yang mengandung bahan sayuran.
  1. Beri contoh memilih makanan yang sehat di pasar swalayan dengan melihat label informasi tanggal kadaluwarsa, kandungan bahan dan gizi, nomor pendaftaran resmi produk, dan memeriksa kualitas kemasan.
  1. Saat mendampingi anak menonton aneka jenis iklan makanan dan minuman di TV, beri pengertian bahwa yang dilihatnya belum tentu baik untuk kesehatan tubuhnya.

Untuk menghindari bahaya tersebut, ketahui cara-cara membeli pangan yang aman. Dalam modul lima Kunci Keamanan Pangan yang diterbitkan BPOM dijelaskan langkah aman membeli pangan dari bahaya biologis, kimia, dan benda lainnya.

Pertama, beli di tempat yang bersih. Misalnya, lokasi penjualan bersih dan terlindung dari sinar matahari, debu, hujan, dan angin. Jangan membeli pangan yang dijual di tempat yang kotor atau ada sampah.

Pangan yang dijual diletakkan di atas meja, tak hanya dialasi plastik di lantai atau tanah. Meja untuk makan dan penyajian pangan selalu bersih. Pangan yang disajikan ditutup untuk melindunginya dari pencemaran.

Kantin atau alat penjualan dari pedagang keliling bersih, tidak ada serangga dan binatang peliharaan di sekitarnya. Peralatan makan selalu bersih, air pencuci peralatan juga ber sih, dan selalu diganti. Serta memiliki fasilitas cuci piring.

Kedua, beli dari penjual yang sehat dan bersih. Penjual tidak sakit dan bila ada luka, sudah ditutup dengan plester. Kuku dan tangan penjual bersih, juga baju penjual dan perlengkapan lainnya seperti celemek dan tutup kepala harus bersih.

Penjual selalu mencuci tangan dengan baik dan teratur. Penjual memegang pangan dengan alat bantu yang bersih (tidak dengan tangan) dan penjual tak melakukan merokok, meludah, makan, memegang rambut, hidung, wajah, atau yang lain.

Ketiga, pilih makanan yang telah dimasak. Pilih makanan berkuah yang disajikan panas. Hindari mengkonsumsi pangan yang terlihat kurang matang.

Keempat, beli pangan yang dipajang, disimpan, dan disajikan dengan baik. Wadah penyimpanannya bersih. Jika memilih sendiri gunakan alat seperti sendok atau penjepit. Pangan yang sudah pernah dipegang-pegang oleh orang lain jangan dibeli.

Bila membeli makanan berkuah, kuahnya dipisahkan lebih dahulu, misalnya, racikan air soto dipisahkan dari kuahnya. Beli makanan panas yang disajikan dalam keadaan panas, misal, bakso dan soto. Beli minuman dingin yang disajikan dalam keadaan dingin, misalnya es buah.

Kelima, konsumsi pangan secara benar. Buah dan sayuran yang akan dimakan mentah harus dicuci bersih terlebih dahulu. Belilah makanan yang masih panas dan langsung dimakan setelah panasnya hilang. Jangan membeli pangan yang bau dan penampakannya menyimpang misalnya basi atau berlendir.

Lalu, belilah minuman yang harusnya dingin tetap dingin. Jangan beli minuman yang dibuat menggunakan air mentah. Jangan membeli minuman yang dicampur es yang kotor.

Sementara, untuk membeli pangan yang aman dari bahaya kimia, belilah pangan yang dijual ditempat yang bersih. Pilih buah-buahan terutama buah potong yang sudah dicuci bersih. Jangan membeli pangan yang dibungkus kertas bekas atau kertas koran. Jangan membeli makanan dan minuman yang warnanya terlalu mencolok atau terlalu cerah, jangan membeli makanan yang terlalu keras, kenyal, atau gosong.

Memberi tahu si kecil tentang cara memilih jajanan sehat memang tidak mudah. Tapi, cobalah kenalkan mereka pada beberapa jenis zat berbahaya yang biasa digunakan pada jajanan di sekitar kawasan sekolah.

Kenalkan pada buah hati Anda, mengenai warna jajanan yang membahayakan dan apa efek buruknya jika zat-zat berbahaya masuk ke dalam tubuhnya.

Berikut tip ajarkan anak agar bisa memilih jajanan sehat

– Katakan pada si kecil memperhatikan bentuk makanan. Minta ia menghindari jajanan berwarna ‘ngejreng’ atau menyolok. Katakan padanya, bahan pewarna yang digunakan bisa jadi bukan pewarna makanan tetapi bahan pewarna tekstil. Biasanya banyak digunakan untuk jajanan seprti kerupuk dan saos sambal.

– Ingatkan si kecil untuk memperhatikan label atau kotak kemasan. Jajanan anak dikatakan aman, jika pada labelnya tercantum nama produk, jenis bahan, berat bersih, nama dan alamat produsen atau importer.

– Rayu si kecil agar tidak jajan di sekolah, lebih baik bawakan bekal dari rumah. Luangkan waktu Anda untuk menyiapkan jajanan kecil buatan rumah untuk di bawa ke sekolah.

– Ajarkan si kecil pandai-pandai pilih makanan yang bersih. Lihat situasi sekitar, apakah banyak serangga yang hinggap dimakanan. Jika berada di tempat kotor otomatis akan banyak serangga yang datang dan menempel di makanan. Ini juga berbahaya buat kesehatan, sebab seperti halnya lalat yang hinggap seringkali membawa mikroba jahat penyebab penyakit.

Tips Memilih Jajan Sehat Untuk Anak

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com