Menjaga Pola Makan Saat Hamil

Menjaga Pola Makan Saat Hamil

nutrient-food-for-pregnant-woman

Makan yang Baik untuk Ibu Hamil

Makan yang Baik untuk Ibu Hamil. Seorang ibu yang memperhatikan kandungannya, pasti juga mengatur apa saja pola makan yang dia konsumsi. Karena apa yang kita buat saat hamil maka hasilnya akan terjadi pada anak yang lahir nantinya. Untuk itu kami menulis Makan yang Baik untuk Ibu Hamil yang bisa anda bisa jadikan sebuah resensi.

Makan yang Baik untuk Ibu Hamil

  • Protein
  • Vitamin dan mineral
  • Karbohidrat dan Lemak
  • Susu dan makanan untuk pertumbuhan otak bayi

Ibu hamil sebaiknya mengkonsumsi makanan yang berupa seperti sayur-sayuran, daging, buah-buahan, kacang-kacangan, telur dan susu, terutama susu dengan formula khusus untuk ibu hamil.

Kalsium sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Ingatlah untuk mengambil setidaknya empat porsi produk susu yang kaya kalsium. Ini akan memastikan bahwa Anda mendapatkan sekitar 1200 mg kalsium setiap hari. Diet ibu hamil harus kaya akan zat besi juga.

Vitamin C membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu dan anak. Sumber penting dari vitamin C adalah buah sitrus, brokoli, kembang kol, pepaya, paprika hijau dan tomat. Vitamin A juga sama pentingnya seperti Wortel, ubi jalar, bayam, lobak, aprikot dan labu air yang mengandung banyak vitamin A.

Seorang ibu hamil harus selalu mengambil semua vitamin prenatal yang diresepkan nya. Ini adalah multivitamin yang dirancang khusus mengkompensasi ke tidak seimbangan nutrisi atau kekurangan dalam diet ibu.

Umumnya, ini mengandung zat besi, mineral, vitamin, asam folat dan kalsium. Kekurangan asam folat bisa menyebabkan cacat lahir yang serius pada bayi. Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah jeruk dan kacang kaya akan asam folat alami, juga vitamin dan zat besi.

Dalam trimester pertama, makanan yang mengandung protein serta DHA dan ARA lebih dibutuhkan guna pertumbuhan awal dan dasar yang kuat bagi janin.

Makanan Pembangun Tubuh Ibu Hamil

Makanan yang kaya akan protein banyak terdapat pada daging ayam, sapi, ikan, makanan laut, buah alpukat, telur dan susu. Protein sangat dibutuhkan untuk membangun jaringan baru, memelihara sel tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi serta mensuplai kebutuhan energi.

Kebutuhan gizi yang terus meingkat pada masa kehamilan membuthkan peningkatan 20-30% kalori guna memproduksi energi untuk kegiatan setiap hari.

Makanan yang Harus dihindari Selama Hamil

Kondisi janin dan ibu hamil sangat ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi, untuk itu sebaiknya ibu hamil menghindari makanan tertentu yang berdampak kurang baik pada janin.

  • Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet dan zat aditif atau zat tambahan pangan. Karena makanan ini dikhawatirkan dapat membahayakan bagi janin Anda.
  • Kurangi makanan yang berkalori tinggi yang hanya mengandung gula, lemak, dan kurang mengandung zat gizi lainnya seperti makanan siap saji, minuman bersoda dan goreng-gorengan, karena dapat memicu terjadinya obesitas atau kegemukan berlebih pada ibu hamil.
  • Sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein berlebihan karena kafein yang banyak terkandung di dalam kopi dan cokelat dapat meningkatkan tekanan darah dan membahayakan kesehatan ibu hamil serta janinnya.
  • Apabila terpaksa harus mengkonsumsi makanan kemasan, maka label dan masa berlaku harus diperhatikan dengan baik
  • Masaklah makanan dengan baik, terutama pada saat mengolah daging karena kemungkinan masih mengandung kuman
  • Sebaiknya ibu hamil menghindari lingkungan yang berpolusi, dan menjauhi asap rokok
  • Sang ibu yang memiliki kebiasaan merokok atau meminum minuman beralkohol harus menghentikan kebiasaannya selama masa kehamilan karena sangat berbahaya bagi janin
  • Hindari penggunaan obat-obatan tanpa pengawasan dokter

 

4 Cara Kendalikan Berat Badan Saat Hamil

1. Pantau berat badan setiap minggu

Anda harus tahu banyaknya  kenaikan bobot tubuh saat hamil setiap minggu. Ini akan membantu mengendalikan kenaikan berat badan agar tak kelebihan. Kenaikan berat badan selama hamil yang wajar adalah 10-17,5 kg. Jika sudah melewati angka konsultasikan pada dokter kandungan Anda. Mulailah untuk, merencanakan pola makan yang lebih sehat.

2. Atur jumlah makanan

Saat hamil, banyak perempuan beranggapan bahwa harus makan untuk ‘dua orang’. Parahnya hal tersebut diterjemahkan secara harafiah dengan makan dua kali lipat porsinya. Kehamilan menjadi alasan Anda makan banyak dan semaunya dengan alasan demi jabang bayi. Padahal yang dimaksud, Anda butuh nutrisi yang lengkap agar bayi sehat. Sedangkan jumlah porsi yang harus ditambah tidak terlalu banyak, saat hamil, Anda hanya membutuhkan 300 kalori ekstra dalam sehari. Sehingga harusnya ibu hamil mengatur pola makan yang lebih bergizi. Memastikan jabang bayi mendapatkan semua gizi yang dibutuhkannya.

3. Rencanakan diet Anda

Hindari untuk menyantap makanan yang memiliki nilai gizi yang lebih kecil daripada makanan utama, misalnya mengganti beras dengan pasta. Jika ingin ngemil, usahakan untuk menyantap aneka makanan ringan yang sehat seperti sayuran, telur, dan buah-buahan. Agar tak kekurangan nutrisi, usahakan untuk ngemil sehat setiap dua jam.

4. Jangan berhenti berolahraga

Meskipun sedang hamil, Anda tak perlu berhenti berolahraga atau beraktivitas. Lakukan pekerjaan rutin Anda, jogging, atau jalan-jalan santai dalam taraf yang disesuaikan dengan kondisi kehamilan. Bahkan para dokter kandungan pun menyarankan untuk tetap bergerak aktif saat hamil, karena bisa meningkatkan peluang untuk persalinan normal.

Tips Menjaga Berat Badan Ideal Saat Hamil

Salah, kalau masalah berat badan hanya dipikirkan untuk wanita yang ingin memiliki tubuh ideal. Ibuhamil juga perlu, untuk kesehatan calon bayi.

  • Makan teratur dan seimbang.Memasuki trimester 2 biasanya tak ada lagi mual muntah, sehingga ada napsu makan ibu hamil cenderung bertambah. Penting untuk memerhatikan pola makan: makan tiga kali sehari secara teratur dengan jumlah sesuai kebutuhan di waktu yang sama setiap harinya, dengan komposisi seimbang dari sumber yang bervariasi.
  • Masukkan unsur makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak serta buah-buahan dan sayur yang mengandung mikromineral vitamin, mineral serta serat. Jangan lupa cukup minum. Habiskan makanan yang sudah sepantasnya Anda konsumsi, sehingga tidak ada lagi menikmati kudapan berlebihan di waktu lain. Ibu hamil tetap boleh ngemil, bahkan dianjurkan, karena ibu hamil tidak boleh berada dalam keadaan kelaparan, atau kehausan, namun jangan ngemil berlebihan. Camilan adalah pelengkap total kalori yang dibutuhkan tubuh Anda. Hindari untuk melakukan diet ketat, karena janin tetap membutuhkan kandungan zat gizi lengkap untuk pertumbuhannya.
  • Hindari makan terburu-buru. Pernyataan sejak lama “kunyah makanan 32 kali untuk membantu kerja lambung” adalah tidak salah, bahkan ada fakta lain yang muncul bila Anda makan terburu-buru: gula darah akan meningkat –yang berbahaya untuk ibu hamil. Peningkatan terjadi ketika sumber karbohidrat yang Anda konsumsi sudah diserap oleh usus dan masuk ke dalam sirkulasi darah. Kadar gula normal yang akan membuat Anda merasa kenyang. Makan dengan cepat tanpa dikunyah dengan baik akan mengakibatkan Anda menghabiskan makanan yang banyak, sebelum naiknya kadar gula darah diketahui tubuh sebagai sinyal rasa kenyang.
  • Teruskan aktivitas seperti biasa. Hamil bukan alasan untuk Anda tidak lagi melakukan aktivitas-aktivitas yang sebelum hamil dilakukan. Ibu  hamil bukan orang sakit. Tetap aktifkan tubuh, lakukan pekerjaan rumah seperti biasa –membereskan tempat tidur, mencuci piring, membersikan dapur, atau berjalan-jalan santai sekitar rumah. Meski tubuh terasa semakin berat seiring membesarnya perut, tak harus Anda hanya berbaring atau duduk-duduk saja. Selama Anda melakukan kegiatan dengan hati-hati dan tidak ada larangan dokter kandungan, lakukan aktivitas –karena hal itu membantu Anda untuk bergerak, sehingga tubuh akan terasa lebih segar.
  • Makan camilan sehat. Singkirkan keripik-keripik kemasan yang selama ini jadi teman Anda. Karena camilan ini  umumnya mengandung kalori dan kandungan garam yang tinggi –yang harus dikurangi selama hamil. Tapi tetap konsumsi buah-buahan, cokelat, susu atau yoghurt. Buah merupakan camilan yang sehat karena mengandung banyak serat dan rendah lemak. Cokelat merupakan sumber antioksidan, apalagi dark chocolate yang tidak mengandung kalori. Susu dan yoghurt mengandung kalsium yang membantu untuk pertumbuhan tulang janin. Bosan makan buah, susu, yoghurt atau cokelat secara utuh, coba olah agar lebih menarik, misalnya dibuat jus, salad atau pudding.
  • Timbang berat badan setiap minggu. Timbang dan catat berat badan Anda minimal satu minggu sekali –dengan mengontrol berat badan, akan mempermudah memulai tindakan untuk mengembalikan berat badan ke posisi ideal. Patokannya adalah usahakan pertambahan berat badan Anda 1,6 kg/minggu pada trimester kedua dan 454 gram/minggu pada trimester ketiga.
  • Ubah kebiasaan. Bila sebelum hamil tidak pernah berolahraga, tidak suka makan buah atau sayur mayur, malas minum air putih bahkan lebih senang minum minuman bersoda atau sirup/air manis lainnya atau hobi begadang, sekarang harus di-‘delete’. Semua kebiasaan buruk itu sangat berpengaruh pada pertambahan berat badan ibu hamil serta kesehatan janin. Lalukan olahraga yang berguna menjaga berat badan ibu hamil – dan kelak bayi yang akan lahir. Makanan atau minuman manis berlebihan hanya akan menimbulkan tumpukan lemak pada tubuh Anda. Serta kebiasaan malas makan harus di buang jauh-jauh!
  • Bijak mengartikan ‘makan untuk 2 orang’. “Hamil = makan untuk dua orang.” Mantra ini begitu membuat Anda berbinar-binar, karena artinya bebas makan apa saja dan banyak? Jangan! Meski dalam perut Anda ada makhluk hidup lain, bukan berarti Anda harus makan jatah untuk dua orang porsi dewasa. Cara seperti ini berpotensi besar menyebabkan bertambahnya berat badan. Makan untuk dua orang sebenarnya diartikan sebagai makan dengan memperhatikan kebutuhan untuk dua orang. Namun, tidak berarti porsi makanan yang Anda makan diberikan dalam jumlah dua kali lipat.

Ibu hamil bukan cuma harus menjaga kesehatannya, tetapi juga bayi yang ada di dalam kandungan. Oleh sebab itu pola makan pun sebaiknya dijaga. Simak makanan yang harus dihindari ketika hamil seperti yang dilansir dari All Women Stalk berikut ini.

Daging mentah atau setengah matang

Bakteri yang ada pada daging mentah atau setengah matang sangat berbahaya bagi perkembangan otak janin. Bukan cuma itu, telur dan makanan laut juga sebaiknya tidak dikonsumsi mentah atau setengah matang.

Alkohol

Meskipun red wine dilaporkan mampu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh, namun jangan diminum saat hamil. Segala jenis alkohol bisa bersifat beracun bagi bayi. Jadi hindari minuman ini ketika hamil.

Makanan laut

Sebenarnya beberapa makanan laut tertentu cukup aman dikonsumsi ibu hamil. Namun waspadalah terhadap makanan laut yang kadar merkurinya tinggi. Selain itu, pastikan makanan laut sudah dimasak dengan baik dan benar agar tak ada lagi bakteri yang bisa mengganggu kesehatan janin.

Kafein

Sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau kafein yang dikonsumsi ibu hamil bisa membuat bayi lahir dengan berat badan kecil. Meskipun kopi ada yang tidak berkafein, konsumsinya secara berlebihan tetap kurang baik bagi kesehatan.

Daging olahan

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi daging olahan berhubungan dengan risiko mati muda. Jika orang biasa saja tidak dianjurkan untuk makan daging olahan, ibu hamil jelas harus menghindari makanan yang satu ini.

Teh herbal

Minuman yang satu ini sebenarnya menyehatkan. Namun sifatnya bisa berubah menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan. Ibu hamil juga dilarang minum teh bunga chamomile. Untuk lebih jelasnya, hubungi dokter karena kondisi dan kebutuhan setiap ibu hamil pasti berbeda-beda.

Susu dan keju tanpa pasteurisasi

Susu dan keju yang belum diproses atau tidak dipasteurisasi tidak sebaiknya diminum oleh ibu hamil. Sebab kemungkinan besar ada banyak bakteri yang bersarang di dalamnya. Lebih baik minum susu jenis lain yang lebih menyehatkan.

DAMPAK BURUK POLA MAKAN TIDAK SEHAT BAGI IBU HAMIL DAN JANIN

Pola makan yang baik serta asupan gizi yang cukup dan lengkap harus selalu dijaga oleh ibu hamil, karena sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan serta perkembangan janin yang dikandung.

Pola makan yang tidak dijaga dengan baik akan mengakibatkan ibu hamil kekurangan nutrisi penting bagi tumbuh kembang janin dan berdampak sangat buruk kepada bayi saat dilahirkan nanti.

Selain menjaga pola makan, ibu hamil juga harus menghindari makanan yang dapat memberikan dampak buruk pada kehamilan. Oleh sebab itu, ibu hamil harus tahu bagaimana cara menjaga kehamilan dengan baik.

Hanya ibulah sumber gizi bagi janin selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, Bunda harus selalu memperhatikan asupan gizi selama kehamilan karena jika Bunda kekurangan gizi, dampaknya akan sangat merugikan.

Berikut ini ada beberapa dampak buruk yang akan diderita ibu hamil dan janin jika tidak menjaga pola makan dengan baik, antara lain:

1. Dampak bagi ibu hamil, akan mengalami berbagai keluhan seperti mual, pegal sembelit, varises, sakit gigi dan masih banyak lagi. Keluhan ini bukan hanya karena faktor hormonal tetapi juga karena asupan gizi yang kurang baik, misalnya mual yang diakibatkan karena Bunda kurang memenuhi asupan protein dan karbohidrat kompleks bagi tubuh.

2. Dampak bagi janin dalam kandungan, akan menghambat pertumbuhan janin. Oleh sebab itu perhatikan kualitas serta kuantitas asupan makanan.

3. Dan yang lebih penting, Bunda harus lebih memperhatikan saat usia kehamilan pada trimester awal, dimana organ tubuh janin sedang berkembang dan jika Bunda kurang memberi asupan gizi akan mengakibatkan terganggunya perkembangan janin sehingga janin tidak berkembang dengan sempurna.

Dengan selalu menjaga pola makan yang baik selama kehamilan berarti Bunda juga telah mengetahui bagaimana cara menjaga kehamilan dengan baik. Tumbuhkan motivasi untuk memiliki anak yang sehat sehingga Bunda mau menjaga pola makan dengan baik selama masa kehamilan.

 Menjaga Pola Makan Saat Hamil 

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com