Mengobati Kram Saat Hamil

Mengobati Kram Saat Hamil

Leg-Cramps-During-Pregnancy

Kram saat hamil hampir pasti dialami oleh semua perempuan hamil. Kram biasanya dialami saat ibu hamil sedang istirahat pada malam hari. Kram disebabkan karena kurangnya aliran darah yang mengalir ke bagian bawah tubuh akibat peningkatakan berat badan dan tekanan di daerah rahim. Penyebab lain, karena kurangnya asupan mineral dalam tubuh selama hamil seperti kalsium, magnesium, dan potasium.

Karena kram datangnya bisa tiba-tiba, cobalah cara-cara di bawah ini untuk mengatasi kram saat hamil:

  • Perbanyak konsumsi air putih. Air putih berguna untuk untuk mencegah dehidrasi dan melancarkan aliran darah.
  • Konsumsi makanan yang mengandung kalsium, seperti susu, yoghurt, keju, dan sayuran berdaun hijau.
  • Luruskan dan gerak-gerakkan kaki seering mungkin. Posisi selonjoran atau ujung kaki mengarah ke atas dan bagian tumit ke bawah bisa meregangkan otot pada bagian betis ketika kram menyerang.
  • Jangan gunakan sepatu berhak tinggi. Hak tinggi  akan memberikan tekanan lebih pada bagian ujung kaki dan betis. Hal ini hanya akan memperparah kram kaki.
  • Seringlah memijat daerah betis. Pijatlah betis menuju ke arah bagian bawah kaki. Pijatan bisa melancarkan aliran darah.
  • Hindari berdiri dalam waktu lama dan duduk dengan kaki dilipat.
  • Lakukan peregangan kaki dengan memutar persendian searah putaran jarum jam atau sebaliknya. Gerakan ini mampu meningkatkan mobilitas dan fleksibelitas. Selain itu berilah obat penghangat pada bagian betis sampai telapak kaki untuk mengatasi otot yang menegang.

Kehamilan bukan hanya urusan perempuan. Pria juga memegang peranan penting. Tanpa kualitas sperma yang baik Anda tidak akan hamil. Mintalah pasangan Anda meningkatkan kualitas spermanya dengan cara di bawah ini.

Cek berat badan

Terlalu kurus atau kegemukan memiliki efek negatif pada kualitas sperma laki-laki, dan dapat membunuh kehidupan seks karena masalah berat badan dapat memengaruhi libido. Minta pasangan Anda mengonsumsi lebih banyak buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian, dan susu. Dan mintalah dia berolahraga minimal seminggu dua kali untuk menjaga berat badannya.

Perbanyak asam folat

Asam folat tidak hanya penting hanya untuk perempuan yang ingin hamil. Pria yang memiliki kadar asam folat yang tinggi dalam spermanya akan lebih mudah membuahi sel telur. Cobalah mengonsumsi pil asam folat atau menyantap makanan yang tinggi folat, seperti kacang, sayuran berdaun hijau, biji-bijian, buah jeruk, dan sereal yang diperkaya folat. Pria disarankan mengonsumsi 400 miligram asam folat setiap hari.

Stop rokok dan alkohol

Merokok dapat menyebabkan jumlah sperma rendah dan bergerak lambat. Berhenti merokok sesegera mungkin atau setidaknya tiga bulan sebelum Anda mencoba untuk hamil. Setali tiga uang dengan rokok, alkohol bisa menekan jumlah sperma dan menyebabkan sperma tidak normal.

Kurangi kafein

Sebuah penelitian terhadap pria Denmark menemukan fakta bahwa jumlah dan konsentrasi sperma sedikit berkurang pada pria yang sering mengonsumsi soda atau kafein. laki-laki disarankan membatasi konsumsi kafein mereka. Cukuplah mengonsumsi kafein 300 miligram per hari (sekitar tiga cangkir kopi).

Hindari zat kimia berbahaya

Jika pasangan Anda bekerja di sekitar banyak bahan kimia dia perlu menghindarinya. Bahan kimia beracun seperti logam berat, timbal, dan pelarut kimia dapat menyebabkan sperma rusak. Jika tak bisa dihindari cobalah membatasi kontak dengan bahan kimia menggunakan masker wajah.

Jika kehamilan Anda tidak ada komplikasi, berhubungan intim sangat aman dilakukan. Namun ada saatnya hubungan intim saat kehamilan patut dihindari. Kapan saja saat-saat itu? Berikut penjelasannya.

Tanya: Apakah ada saat-saat ketika aku harus menghindari berhubunagan intim saat hamil?

Jawab: “Jika Anda mengalami kehamilan berisiko rendah dan tanpa komplikasi, Anda bisa berhubungan intim dengan pasangan sampai hari Anda melahirkan,” kata Sarah de la Torre, MD, seorang ob-GYN di Seattle, Amerika Serikat. Tapi, mungkin ada beberapa situasi ketika Anda harus menghindari hubungan intim. Misalnya, jika Anda memiliki plasenta previa atau risiko persalinan prematur.

Kemungkinan besar bagian panggul Anda harus diistirahatkan. Ini berarti tidak ada hubungan intim, orgasme, olahraga berat, atau mengangkat beban. Jika penambahan berat pada perut Anda adalah membuat hubungan intim tidak nyaman, bereksperimen dengan posisi baru atau cobalah cara lain dengan pasangan untuk mencari kepuasan. Jika saat berhubungan Anda merasa seperti tidak berhubungan, memberitahu pasangan, Anda hanya sedang tidak bergairah dan pasangan Anda harus mengerti.

Trimester pertama adalah saat yang paling menetukan kesuksesan kehamilan Anda. Di trimester ini janin tumbuh sangat pesat tapi di sisi lain sangat rentan terjadi keguguran.

Perempuan zaman sekarang tidak diam di rumah saat hamil. Mereka pergi keluar rumah untuk bekerja. Tentunya hal itu membuat risiko terjadi keguguran semakin besar. Untuk menghindari keguguran di trimester ini kami memberikan beberapa tip seperti yang dikutip dari Parents.com

Jangan Makan Keju

keju Putih adalah makanan berbahaya yang harus dihindari pada trimester pertama kehamilan. Keju putih dapat menyebabkan keracunan makanan yang parah sehingga menyebabkan keguguran spontan. Amannya hindari semua jenis keju pada trimester pertama.

Perjalanan Jauh

Melakukan perjalanan selama kehamilan harus dilakukan dengan cara yang sangat aman. Pada trimester pertama ketika janin masih belum cukup kuat untuk menerima guncangan, sebaiknya hindari bepergian jarak jauh. Hindari juga jalan bergelombang dan jangan pernah bepergian menggunakan sepeda motor pada trimester pertama.

Hindari Bahan Pengawet

Semua makanan yang mengandung bahan pengawet merupakan penyebab keguguran. Makanan yang mengandung bahan pengawet diantaranya daging kemasan, sosis, jus dalam kemasan, dan lain-lain. Jadi disarankan memasak bahan makanan sendiri. Memang akan memakan waktu, tapi hasilnya janin Anda lebih sehat

Terlalu Banyak Kafein

Pada trimester pertama kehamilan, kadang perempuan tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Jika Anda seorang peminum kopi Anda akan tetap minum kopi dengan dosis yang tinggi. Sekitar 100 gram kafein masih bisa ditoleransi untuk perempuan hamil. Jumlah itu setara dengan satu bungkus kopi instan.

Hormon stres

Ketika Anda sedang stres, hormon kortisol diproduksi tubuh Anda. Hormon stres ini dapat mengakibatkan kontraksi pada rahim dan mengugurkan janin muda. Jadi, cobalah untuk menghindari stres.

Manfaat Buah Pisang Untuk Kram Kaki Ibu Hamil

Ada pula yang mencetuskan penyebab kram kaki karena kurang lancaranya peredaran darah di bagian bawah tubuh yang diakibatkan peningkatan berat badan dan tekanan di daerah rahim. Selain itu juga terdapat spekulasi penyebab kram kaki pada ibu hamil karena ketidakseimbangan kadar mineral dalam darah seperti kalsium (Ca), Magnesium (Mg) dan Potasium (K) yang terlalu rendah serta kadar Fosfor (P) yang terlalu tinggi.

Kram kaki juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat – obatan golongan diuretik, ataupun keadaan dehidrasi. Dengan banyaknya faktor yang dapat mencetuskan kram kaki pada ibu hamil, maka dianjurkan untuk sebisa mungkin tidak memperberat faktor – faktor resiko yang telah ada.

Semisal, ibu hamil trimester tiga yang mengalami kenaikan berat badan akibat kehamilannya dianjurkan untuk melakukan olahraga secara teratur agar peredaran darah menjadi lancar. Juga dianjurkan untuk tidak berdiri terlalu lama, menjaga asupan cairan dalam tubuh, tidur dengan posisi yang mencegah otot betis tertekan tanpa disadari, serta bisa mengonsumsi pisang untuk meningkatkan asupan kalsium, potasium dan magnesium.

Konsumsi pisang juga baik dilakukan sebelum kehamilan dan saat trimester pertama kehamilan. Karena kandungan asam folat pada pisang dapat mendukung perkembangan selubung saraf janin pada awal kehamilan. Konsumsi 0,4 mg asam folat secara rutin dapat mengurangi resiko kelainan cacat tabung saraf pada janin.

Selain itu buah pisang juga dipercaya dapat membantu mengatasi anemia. Dimana anemia bisa berbahaya bagi ibu hamil saat persalinannya. Karena anemia dapat menyebabkan perdarahan yang berujung kematian setelah bersalin. Untuk efek yang lebih baik, buah pisang disarankan dikonsumsi dan dipadukan dengan berbagai buah dan sayuran lainnya untuk mendukung asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ibu selama kehamilan.

Mengobati Kram Saat Hamil

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com