Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

 child education

Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan yang terbaik bagi putra/putri kita, termasuk dalam hal pendidikan. Mampu menyekolahkan mereka di sekolah yang berkualitas baik sampai mencapai jenjang tertinggi tentu merupakan mimpi setiap orang tua. Untuk dapat mewujudkan impian tersebut di tengah biaya pendidikan yang semakin mahal tentu membutuhkan strategi khusus.

Biaya pendidikan anak sebetulnya merupakan jenis biaya yang sudah dapat diprediksi sejak jauh hari. Karena itu, kita juga bisa mempersiapkannya sejak jauh hari sehingga pada saat dibutuhkan nanti kita tidak lagi kebingungan mencari sumber pembiayaan untuk membayar uang sekolah anak kita.

Cara yang paling umum untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak adalah dengan menabung di tabungan pendidikan atau dengan membeli asuransi pendidikan.  Apa sih yang membedakan antara keduanya? Mana yang akan anda pilih tentu sangat tergantung pada kecocokan karakteristik masing-masing dengan tujuan dan penghasilan anda.

Tabungan Pendidikan

Tabungan pendidikan adalah jenis tabungan berjangka, yaitu tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu sampai si penabung dapat mempergunakannya. Biasanya, jangka waktu tabungan disesuaikan dengan peruntukan jenjang pendidikan yang akan dibiayai.

Misalnya, bila tabungan akan digunakan untuk masuk SD maka bila orang tua mulai menabung saat anak lahir, jangka waktu tabungan pendidikan tersebut cukup 6 tahun saja.

Karakteristik Tabungan Pendidikan

  1. Tabungan pendidikan biasanya merupakan produk tambahan dari rekening tabungan utama.
  2. Penabung harus menabung secara periodik dan dananya otomatis didebit/dipindahkan dari rekening tabungan utama ke dalam sebuah rekening, dalam jangka waktu yang telah dipilih.
  3. Selama jangka waktu tersebut, dana di tabungan ini tidak boleh ditarik. Apabila ditarik akan dikenakan pinalti sebesar nilai tertentu.
  4. Karena dana tabungan ini tidak dapat diambil (kecuali dengan penalti), biasanya bank akan menawarkan hasil investasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa.
  5. Tabungan pendidikan tidak dikenakan biaya administrasi.
  6. Tabungan pendidikan juga dilengkapi dengan asuransi. Artinya, jika Anda sebagai penabung meninggal dunia dan tidak bisa lagi menabung untuk biaya pendidikan anak-anak, maka asuransi akan menggantikan setoran tabungan itu hingga biaya pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan adalah asuransi plus investasi untuk  pendidikan. Fungsi asuransinya akan menanggung risiko bila terjadi kematian atas Anda, sedangkan fungsi investasinya akan mengelola dan menginvestasikan sebagian premi yang Anda bayarkan.

Hasil yang diperoleh dari pengelolaan uang Anda itu, akan dibayarkan dalam bentuk sejumlah dana yang besarnya sudah disepakati dalam polis. Waktu pembayarannya pun sudah dijadwal, disesuaikan dengan tahapan sekolah anak Anda.

Karakteristik Asuransi Pendidikan

  1. Karena produk dasarnya adalah asuransi jiwa, maka asuransi pendidikan sebetulnya tidak berbeda jauh dengan produk asuransi jiwa lainnya. Asuransi pendidikan akan memberikan keluarga Anda manfaat jika terjadi resiko kematian berupa santunan dan hasil investasi untuk biaya pendidikan. Namun jika tidak terjadi resiko kematian, maka asuransi akan memberikan sejumlah beasiswa pendidikan yang tidak lain berasar dari investasi Anda berupa premi yang sudah dibayarkan.
  2. Investasi ini tidak bisa dicairkan setiap saat. Investasi ini baru bisa dicairkan bila terpenuhi salah satu dari dua kondisi, yaitu : pertama, apabila telah jatuh tempo, dan yang kedua apabila terjadi resiko kematian. Jatuh temponya sendiri bisa diatur dan disesuaikan dengan saat anak-anak kita masuk ke suatu jenjang pendidikan tertentu.
  3. Biasanya hasil investasi di asuransi pendidikan relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan pendidikan. Namun asuransi tidak bisa sefleksibel tabungan. Ada kurun waktu minimum tertentu yang harus terpenuhi sampai ada  nilai tunai untuk diuangkan, umumnya sekitar 3 tahun. Dan biasanya, prosesnya pun lebih sulit dan perlu waktu lebih lama dibandingkan dengan tabungan pendidikan.

Tabungan vs Asuransi Pendidikan

Serupa tapi tak sama, tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan punya resiko dan keuntungan yang berbeda. Ini dia bedanya!

Asuransi pendidikan adalah kontrak antara perusahaan asuransi dan Anda sebagai orangtua yang menyebutkan bahwa Anda setuju untuk membayar sejumlah premi asuransi secara berkala kepada pihak perusahaan asuransi.

Nantinya Anda akan mendapatkan jumlah dana pendidikan tertentu dari perusahaan asuransi saat anak Anda memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Apabila terjadi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan setoran premi asuransi terhenti sementara si anak belum mendapatkan dana pendidikannya secara utuh, maka pihak perusahaan asuransi menjamin dana pendidikan akan tetap diberikan.

Dengan mengambil asuransi pendidikan berarti Anda menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa secara bersamaan. Bagi orang tua yang ingin membeli asuransi jiwa dan dana pendidikan anak secara terpisah tentunya produk asuransi pendidikan menjadi tidak efektif dalam persiapan dana pendidikan anak.

Sedangkan tabungan pendidikan adalah kontrak antara bank dengan Anda sebagai orangtua yang setuju bank mendebet sejumlah dana secara rutin dari rekening Anda untuk disetorkan ke dalam rekening tabungan pendidikan anak.

Dana hasil dari investasi setoran rutin tabungan tersebut baru bisa diambil pada saat anak memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Tabungan pendidikan juga biasanya ditambahkan manfaat proteksi, berupa asuransi jiwa untuk mengantisipasi resiko terhentinya setoran rutin tabungan akibat kematian.

Ada perbedaan mendasar dari keduanya, namun dari sisi Anda, kedua produk ini tetap memiliki sistem yang sama: melakukan investasi secara rutin dan sekaligus memproteksinya terhadap resiko kematian dengan asuransi jiwa.

Manfaat Asuransi & Keuntungan Asuransi Secara Umum

Manfaat asuransi dan keuntungan asuransi secara umum, baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi properti, asuransi harta benda seperti mobil, dsb.

Seperti yang banyak dituliskan para pakar management keuangan, asuransi adalah salah satu hal yang penting dalam keluarga untuk menjadikan rasa aman akan keuangan dan resiko yang tiba-tiba saja terjadi, selain jenis-jenis asuransi yang wajib anda ketahui, tentu yang harus dipertimbangkan ialah biaya premi asuransi agar disesuaikan dengan keuangan keluarga. Jangan malah biaya premi asuransi menjadikan beban keuangan bagi keluarga anda.

Memiliki asuransi merupakan salah satu wujud nyata dari konsep perencanaan keuangan keluarga, banyak manfaat asuransi yang bisa kita dapatkan untuk keluarga tercinta. Berikut ini adalah beberapa keuntungan asuransi secara umum, baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi properti, asuransi harta benda seperti mobil, dsb.

Manfaat dan Keuntungan Asuransi Jiwa :

Dengan menjadi pemegang polis asuransi jiwa, anda dan keluarga lebih merasa nyaman jika sewaktu-waktu dalam perjalanan hidup kita mengalami musibah fatal yang semua orang tidak inginkan, misalnya saja kecelakaan dijalan yang bisa berakibat kematian, cacat tetap / cacat permanen, yang dimana semua itu akan membutuhkan biaya besar untuk berobat, disinilah letak manfaat asuransi jiwa yang kita miliki, dengan begitu fokus keluarga adalah pada perawatan / pengobatan bukan kebingungan mencari biaya rumah sakit.

Manfaat dan Keuntungan Asuransi Kesehatan :

Secara logika jika kita masih muda resiko penyakit masih tak tampak oleh diri kita, namun semakin dan seiringnya bertambah usia tentu kondisi fisik yang mulai menurun dan beragam penyakit mulai datang, apalagi komplikasi, atau mungkin juga penyakit kelas berat seperti kanker, jantung, dll yang notabene akan butuh banyak biaya perawatan rumah sakit, dengan memiliki asuransi anda sudah tak perlu risau lagi soal biaya, cukup klaim serta menunjukkan bukti-bukti otentik maka perusahaan asuransi akan membayarkan biaya rumah sakit tersebut.

Manfaat dan Keuntungan Asuransi Pendidikan :

Disaat anak masih kecil, jika kita memiliki perencanaan yang baik serta dana yang memadai ada baiknya anda memiliki asuransi yang satu ini, karena kita tidak tahu berapa besar biaya pendidikan beberapa tahun kedepan ketika anak kesayangan sudah menginjak dewasa atau masa kuliah. Dengan asuransi pendidikan ini setidaknya kita merasa terjamin jika biaya besar menanti untuk pendaftaran pendidikan anak kita.

Manfaat dan Keuntungan Asuransi Properti & Harta Benda :

Asuransi ini juga tak kalah penting, harta benda yang berhubungan langsung dengan sumber penghasilan kehidupan kita haruslah diamankan seperti toko, ruko, rumah, mobil serta harta benda yang lain, kita memang tak mengharapkan musibah terjadi dalam kehidupan kita namun siapapun tak tahu apa yang akan terjadi dikemuadian hari, bisa saja terjadi kecelakaan dijalan, kebakaran, bencana alam, dsb. Dengan memiliki asuransi ini kita akan mendapatkan biaya pertanggungan sesuai dengan aturan perusahaan penyedia asuransi.

Cara Bijak Pilih Asuransi Pendidikan Anak

Salah satu tanggung jawab terpenting bagi sebagian besar orang tua adalah memastikan bahwa anak mereka mendapatkan pendidikan terbaik. Dengan biaya pendidikan yang terus meningkat, persiapan dini dengan mengalokasikan asuransi untuk biaya pendidikan anak adalah salah satu solusi terbaik menghadapi tingginya biaya pendidikan pada tahun-tahun mendatang.

Asuransi pendidikan anak merupakan produk yang dirancang sebagai sarana menabung untuk menyediakan sejumlah uang ketika anak mencapai usia untuk masuk sekolah atau perguruan tinggi, umunya pada usia 13 (masuk SMP), 16 (masuk SMA), 19 (masuk perguruan tinggi). Dana asuransi yang diterima dapat digunakan untuk membayar uang masuk dan biaya lain pada jenjang pendidikan anak yang lebih tinggi.

Berbeda dengan menabung di bank, dengan asuransi pendidikan pemegang polis bisa memiliki kepastian bahwa jika terjadi musibah pada diri mereka, pendidikan anak dapat terus berlanjut tanpa halangan.

Dilihat dari jenisnya, asuransi pendidikan sebenarnya adalah salah satu bentuk asuransi dwiguna yang pembayaran jatuh temponya mengikuti usia anak. Karena itu, produk asuransi ini juga bisa memiliki fitur berpartisipasi atau tidak partisipasi.

Tips Untuk Memastikan Asuransi Pendidikan Anak yang Baik

Pertama

Tetapkan besarnya dana pendidikan dan kapan akan diperlukan. Hal ini akan menentukan kebutuhan besarnya manfaat jatuh tempo/manfaat kematian dan jangka waktu polis.

Kedua

Pertimbangkan berapa banyak uang yang dapat Anda sisihkan untuk pendidikan anak Anda. Pastikan bahwa premi terjangkau kemampuan Anda.

Jika memulai asuransi dengan premi melebihi kemampuan, ada kemungkinan pemegang polis harus menghentikan polis di tengah jalan dan akan mengakibatkan kerugian finansial.

Jadi disarankan untuk memulai dengan jumlah kecil dan dapat dinaikkan kemudian bila kemampuan finansial sudah meningkat. Sebagai aturan mudah, premi Anda sebaiknya tidak melebihi 10% penghasilan Anda.

Ketiga

Pilih polis yang memberikan Anda fleksibilitas sehingga Anda secara bertahap dapat meningkatkan tabungan di masa depan.

Bila Anda merencanakan pendidikan anak di luar negeri, sebaiknya Anda memilih polis dalam nominal dollar atau euro, atau setidaknya polis yang dapat berganti mata uang.

Jadi meskipun Anda memulai dengan mata uang rupiah, Anda bisa mengubahnya ke dalam dollar atau euro jika orientasi studi anak Anda berubah ke luar negeri.

Keempat

Jangan menambahkan cakupan manfaat asuransi yang tidak perlu. Banyak polis asuransi pendidikan yang juga menawarkan asuransi tambahan seperti perawatan rumah sakit dan pembedahan, atau penyakit kritis.

Namun,berhati-hatilah menambahkan pertanggungan asuransi lain karena dapat mempengaruhi jumlah tabungan Anda.

Semoga artikel asuransi pendidikan ini bisa bermanfaat dan membantu memberikan pengertian betapa pentingnya asuransi pendidikan bagi masa depan anak Indonesia.

Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com