Manfaat Anak Bermain Alam

Manfaat Anak Bermain Alam

belut

Seluruh alam ini adalah anugerah dari Tuhan. Anugerah dariNya ini mempunyai banyak sekali manfaat. Tidak ada salahnya kita pergunakan untuk hal-hal yang mempunyai manfaat lebih. Alam juga merupakan sumber belajar secara langsung yang mampu menggantikan sumber belajar lain yaitu buku dan lain sebagainya. Anak usia dini tepatnya usia 3-6 tahun, merupakan masa yang tepat untuk lebih mengenalkan diri dengan alam sekitarnya.

Bermain di alam bebas akan membebaskan anak untuk berekspresi dalam mengembangkan potensinya. Guru di sini tetap memberikan pengawasan agar anak juga tidak merusak alam yang ada di sekitarnya. Anak dibimbing untuk selalu menjaga lingkungan serta mencintai alam sekitar. Memanfaatkan alam sekitar sebagai wahana belajar bagi anak, menjadikan sekolah itu sebagai sesuatu yang lebih disukai anak khususnya anak usia dini.

Dengan pohon-pohon yang rindang, taman-taman yang indah, dan juga dilengkapi permainan-permainan seperti seluncur, ayunan dan sebagainya. Segala sesuatunya terbuat dari alam. Tidak ada ruang kelas, tetapi sebuah gazebo-gazebo sebagai tempat untuk anak mengekspresikan diri yang terbagi dalam sentra-sentra. Pada gazebo tersebut akan menjadi sentra-sentra atau pusat pembelajaran untuk anak. Diantaranya sentra bermain, sentra seni, sentra religi, sentra balok, dan sentra persiapan. banyak sekali manfaat yang akan diberikan alam untuk kita. Selain anak lebih bebas dalam bermain, juga akan menjadikan anak jauh dari yang namanya polusi udara.

Dalam bermain, anak tidak harus menggunakan permainan seperti yang ada di luar negeri, anak juga bisa memanfaatkan permainan tradisional seperti permainan engklek, cublak-cublak suweng dan lain sebagainya. Permainan tradisional ini juga mampu menjadi sarana anak untuk mengembangkan segala aspek perkembangan sang anak.

Di paud ini, anak tidak harus dituntut untuk menjadi pintar, anak tidak harus dituntut untuk menguasai segala pengetahuan. Tapi anak disini diantarkan untuk menyiapkan diri menuju pendidikan formal. Tanpa harus menggunakan buku sebagai sumber, dengan alampun anak-anak mampu memperlajari semuanya secara tidak langung.

Misalnya untuk mengamati semua pohon, bagaimana bentuk daun pohon itu, bagaimana bentuk dari buah di pohon itu. Semuanya akan terlihat lebih jelas tanpa harus membuat anak tersebut mengangan-angan di kepala. Karena itu akan menyusahkan anak, dan anak akan menjadi bosan dengan kegiatan membayangkan sesuatu yang seharusnya sudah dapat dilihat secara nyata. Karena pada masa usia dini ini anak hanya mampu melihat hal-hal yang konkret atau nyata.

Dengan membawa anak-anak kealam bebas sejak dini berarti mengajarkan serta membiasakan anak sejak dini untuk mencintai alam, sehingga anak akan selalu menjaga alam secara tidak langsung. Selain anak akan secara alami dapat mengembangkan kemampuannya, anak juga akan mendapatkan pengetahuan secara tidak langsung. Anak juga perlu untuk melestarikan budaya yang ada dilingkungannya.

Misalnya didaerah jawa timur sendiri, ketika anak pada masa mengembangkan kemampuan berbahasanya, anak dapat dibiasakan untuk berbicara bahasa jawa halus atau biasa disebut karma inggil. Karena pada bahasa jawa ini sangat dibiasakan berbicara lebih sopan kepada yang lebih tua. Seperti kata-kata “injih, mboten, dalem” seperti itulah bahasa jawa yang halus. Selain dapat membudidayakan kebiasaan dilingkungan sekitar, anak juga dapat dilatih untuk selalu bersikap sopan kepada yang lebih tua.

Banyak orang tua lebih merasa praktis jika memberikan mainan yang membuat anak duduk tenang dan tidak mengganggu sekitarnya. Padahal kembali menyatu dengan alam, adalah esensi menempati bumi yang kita tinggali. Banyak manfaat kesehatan dan kebahagiaan yang bisa Anda dan buah hati rasakan, yang tidak mungkin didapatkan jika bermain di dalam rumah, yaitu:

  1. Kesehatan

Menyatu dengan alam otomatis akan menimbulkan rasa nyaman dan senang. Perasaan positif tersebut adalah penyumbang terbesar dalam menumbuhkan kesehatan prima di setiap individu, termasuk dalam jiwa anak-anak.

  1. Mengapresiasi dan menghargai hal sekitar

Dengan melihat, bertemu, dan berpapasan dengan banyak hal di lingkungan luar, maka akan meningkatkan perhatian dan kepekaan. Pada banyak penelitian hal ini terbukti sangat berperan dalam hal kesehatan fisik maupun mental, termasuk berhadapan dengan hal yang tidak nyaman, mengurangi kecemasan dan depresi, juga berkaitan dengan perkembangan otak, memori, kemampuan belajar, dan emosi. Memperhatikan obyek permainan di luar rumah (misal bermain bola, lompat tali, layangan, dan sebagainya) membuat anak lebih mudah terkait dengan apa yang dihadapi saat ini, tidak terpaku dengan apa yang sudah berlalu atau mencemaskan apa yang akan datang.

  1. Alami

Aktivitas di alam memberikan banyak kesempatan anak melemparkan pandangan ke sekitar, langit, merasakan angin bertiup, atau melihat rumput dan pohon-pohon. Energi alam adalah energi kehidupan dan banyak penelitian membuktikan bahwa menyatu dengan alam langsung, seperti area rumput, pasir, tanah, langit, dan air laut memberikan dampak positif baik bagi kesehatan fisik atau pun perkembangan mental.

  1. Olahraga

Saat bermain di luar, maka gerakan fisik otomatis semakin banyak. Hal ini memberikan banyak kesempatan untuk lebih banyak berjalan dan berlari yang memiliki fungsi sama dengan olahraga.

  1. Sosialisasi

Saat beraktivitas di luar, pada umumnya anak tidak sendirian, akan ada teman atau beberapa orang yang juga bermain bersamanya, entah itu permainan sekadar untuk bersenang-senang atau dalam bentuk pertandingan (misal sepak bola, lomba lari, dan sebagainya). Aktivitas di luar tersebut bisa sekaligus melibatkan berbagai usia dalam satu permainan bersamaan. Dengan demikian, anak punya kesempatan bersosialisasi dengan orang banyak.

  1. Keindahan

Jika Anda mengajak anak bermain dengan hal yang sifatnya melibatkan kreativitas yang didapat dari alam, misalnya memetik bunga, mengumpulkan daun-daun yang berguguran, menyusun kayu-kayu menjadi permainan, maka anak pun belajar mencintai keindahan alam. Secara luas, ia akan lebih peka dengan keindahan yang lainnya.

 

Manfaat untuk Anak-anak Bermain di Alam

  • Anak-anak dengan gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) lebih mampu berkonsentrasi setelah kontak dengan alam
  • Anak-anak dengan pandangan dan kontak dengan alam memiliki skor yang lebih tinggi pada tes konsentrasi dan disiplin diri. Semakin hijau alam skornya semakin tinggi
  • Anak-anak yang bermain secara teratur di lingkungan alami menunjukkan kebugaran motorik yang lebih maju, termasuk koordinasi, keseimbangan dan kelincahan, dan mereka sakit kurang sering.
  • Ketika anak-anak bermain di lingkungan alami, permainan mereka lebih beragam dengan imajinatif dan kreatif bermain yang menumbuhkan kemampuan bahasa dan kolaboratif.
  • Paparan lingkungan alami meningkatkan perkembangan kognitif anak dengan meningkatkan kesadaran mereka, penalaran dan keterampilan observasional
  • Bermain dalam lingkungan alam yang beragam mengurangi atau menghilangkan intimidasi.
  • Alam membantu anak-anak mengembangkan kekuatan observasi dan kreativitas dan menanamkan rasa damai dan menjadi satu dengan dunia.
  • Pengalaman awal dengan alam sangat positif terkait dengan pengembangan imajinasi dan rasa heran. Heran adalah motivator penting bagi kehidupan.
  • Anak-anak yang bermain di alam memiliki perasaan lebih positif tentang satu sama lain.
  • Lingkungan alam merangsang interaksi sosial antara anak-anak.
  • Lingkungan luar yang penting untuk perkembangan anak kemerdekaan dan otonomi.

“Tidak ada cara bahwa kita dapat membantu anak-anak belajar untuk mencintai dan melestarikan planet ini, jika kita tidak memberi mereka pengalaman langsung dengan mukjizat dan berkat alam.”

 Manfaat Anak Bermain Alam

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com