KENAPA BAYI BISA SUNGSANG ?

 KENAPA BAYI BISA SUNGSANG ?

BreechPositions2

Apa sih letak sungsang itu ?

Letak sungsang adalah kehamilan dengan janin yang membujur dalam rahim dengan bokong pada bagian bawah.

Bagaimana kita tahu bayi posisi letak sungsang ?

Pemeriksaan dengan cara manual perabaan dinding perut, dan dengan alat USG, pada saat pemeriksaan USG ini sekaligus untuk mengkonfimasi letak janin apabila pemeriksaan fisik tidak jelas, sekaligus dapat mengetahui bila ada cacat bawaan atau kelainan pada ari – ari.

Bisa tidak letak sungsang lahir normal tanpa operasi ?

Pada bayi letak sungsang bisa lahir normal dengan catatan bayi tidak terlalu besar untuk dapat melewati panggul ibu, tidak terdapat kelainan pada jalan lahir seperti tumor dan sebagainya, plasenta dalam keadaan dan posisi yang baik, serta tahapan pembukaan  jalan lahir berlangsung lancar. Bila semua hal tadi memenuhi syarat maka bisa dilahirkan normal. Namun ada pertimbangan kebijakan lain, terutama kehamilan pertama dengan letak sungsang. Hal ini mengingat resiko persalinan sungsang cukup besar.

Dimana sebaiknya pertolongan persalinan dilakukan?

Bayi dengan posisi letak sungsang terlebih anak pertama sebaiknya ditolong oleh tenaga kesehatan baik bidan maupun dokter, terutama pada anak pertama. Kehamilan dengan letak sungsang sangat beresiko, oleh karena itu bidan juga akan merujuk ke rumah sakit bila memang diperlukan.

Apa yang dapat dilakukan ibu bila hamil dengan letak sungsang?

Ibu boleh mengupayakan senam dengan posisi seperti bersujud. Mengubah posisi dengan senam akan lebih berarti sebelum usia kehamilan 34 minggu. Tetapi tidak dianjurkan untuk dibawa ke dukun pijat dan diputar posisinya. Hal ini sangat berbahaya. Tali pusat bayi bisa terpluntir bila terdapat kelainan misalnya plasenta previa bisa terjadi perdarahan dalam rahim. Upaya memperbaiki posisi bayi letak sungsang hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih bidan dan dokter. Namun mengingat resikonya, maka cara demikian harus dilakukan dengan tanpa paksaan dan sangat hati-hati.

Jika sudah berusaha dengan senam untuk mengembalikan posisi letak sungsang tidak berhasil, apa yang harus diperbuat?

Jangan cemas, ibu hamil dengan bayi letak sungsang tetap harus tenang. Meskipun posisi sungsang tetap bisa lahir normal bila memenuhi  syarat , antara lain berat badan bayi tidak terlalu besar untuk dapat dilahirkan normal, kondisi jalan lahir ibu baik, tidak ada tumor maupun panggul sempit. Bidan dan dokter tetap bisa menolong persalinan sungsang  bila memenuhi kriteria.

Mengingat persalinan sungsang  termasuk beresiko untuk keselamatan bayi, maka kehamilan pertama dengan letak sungsang sedapat mungkin dilahirkan di rumah sakit atau sarana kesehatan yang memenuhi syarat.

Tipe Bayi Sungsang

Posisi janin sungsang bisa diketahui dengan USG yang dilakukan Dokter atau Bidan. Adapun jenis posisi bayi sungsang terbagi menjadi tiga yang diantaranya, adalah:

  1. Complete breech (sungsang Janin sempurna), posisi bokong janin berada di atas mulut rahim, kedua kaki terlipat sempurna, menghadap ke atas dan sejajar dengan telinga. Dilihat secara sekilas, posisi janin seperti posisi jongkok.
  2. Frank breech, adalah janin sungsang dengan posisi bokong berada di bawah, kedua tungkai terangkat ke atas dan hampir menyentuh telinga, sejajar dengan bahu atau kepala. 65-70% dari seluruh bayi sungsang mengalami posisi Frank breech ini.
  3. Incomplete breech (sungsang Janin tidak sempurna), adalah kondisi ketika satu kaki janin berada di atas sedangkan kaki lainnya berada di bawah.

 

Penyebab Janin Sungsang

Di trimester ketiga, normalnya kepala janin ada di posisi terendah dekat panggul dan siap memasuki jalan lahir. Kalau posisinya salah, bisa disebut sungsang. Ini sebabnya.

  • Rahim sangat elastis. Biasanya terjadi pada ibu yang pernah melahirkan. Karena rahim elastis, janin berpeluang besar berputar hingga minggu ke-37.
  • Bobot janin rendah, akibatnya janin bebas bergerak. Di usia kehamilan 28-34 minggu, tubuh janin makin membesar sehingga tidak lagi bebas bergerak. Pada usia ini, umumnya ia sudah menetap di satu posisi. Jika posisinya salah, bisa disebut sungsang.
  • Hamil kembar. Memperebutkan tempat sudah pasti terjadi bila dalam satu rahim ada lebih dari satu janin. Setiap janin berusaha mencari tempat yang nyaman, sehingga bagian tubuhnya yang paling besar ada di bagian bawah rahim.
  • Sempitnya ruang panggul, mendorong janin mengubah posisinya menjadi sungsang.
  • Hidramnion (kembar air). Volume air ketuban melebihi normal. Janin jadi lebih leluasa bergerak meski sudah memasuki trimester ketiga.
  • Plasenta previa, posisi plasenta menutupi jalan lahir dan mengurangi luas ruangan di dalam rahim. Akibatnya janin berusaha mencari tempat yang lebih luas, misalnya di atas rahim.
  • Kelainan bawaan, misalnya jika bagian bawah rahim lebih besar dari bagian atas, janin cenderung mengubah posisinya menjadi sungsang.

Cara Mengubah Bayi Sungsang menjadi Letak Kepala

Berikut 16 Cara untuk mengubah bayi sungsang!

Jika bayi anda sungsang dan anda ingin menghindari bedah caesar, ada banyak cara untuk membantu mengubah bayi sungsang dengan kepala di bawah (vertex).

  1. Lakukan relaksasi hypnobirthing, ajak bicara bayi anda, minta tolong padanya lalu Visualisasikan bayi bergerak turun dengan kepala yang sangat dalam masuk ke dalam panggul anda minimal 2 kali sehari.
  2. Berenang. Hal ini membuat tubuh dan panggul anda longgar dan santai.
  3. Yoga Headstand – tentu saja dengan bantuan dan tidak boleh jika dilakukan pada ibu yang menderita anemia atau pun hipertensi. dan posisi ini harus dilakukan oleh ibu yang sudah terbiasa dengan posisi yoga dan menguasai tehnik ini
  4. Lakukan Posisi knee chest (bersujud dengan kaki sejajar pinggul dan dada sejajar lutut) dimulai pada kehamilan 32-35 minggu. Lakukan 3 kali sehari selama 10-15 menit setiap kali, lakukan saat perut anda kosong, dan bayi aktif, atau dapat menggunakan papan miring). menekuk lutut tetapi menjaga kaki datar di papan. Tenang, bernapas dalam-dalam, hindari ketegangan otot.  Juga bisa dengan menggunakan bantal pada permukaan yang datar untuk menaikkan pinggul 12-18 inci di atas bahu. Gravitasi mendorong kepala bayi ke fundus, melipat, dan bayi kemudian dapat melakukan jungkir balik ke posisi vertex
  5. Menyetel music (CD / iPod headphone) – letakkan headphone di perut bagian bawah dekat tulang kemaluan dan memainkan musik klasik selama 10 menit 6-8 kali sehari.
  6. Sinari perut  anda dengan lampu senter coba bergerak perlahan turun dari puncak rahim ke arah tulang kemaluan Anda. Ini dilakukan saat Anda berada dalam posisi
  7. Berikan pijatan/massage pada perut anda (pijatan ringan saja) dimulai dengan tangan kiri anda di bagian bawah perut dan tangan kanan anda hanya di atasnya. Pindahkan memindahkan tangan anda searah jarum jam di sekitar sisi kanan perut anda. ketikai tangan kanan anda mencapai bagian atas perut anda, geser yang kiri atas kanan dan memindahkannya ke sisi kiri perut anda. tangan kiri anda memutar lingkaran penuh, terus searah jarum jam. Pijat dengan lembut menggunakan lotion. Pijat selama sepuluh menit atau lebih sampai beberapa kali setiap hari.
  8. Accupresure (letaknya ada di sisi luar kuku jari kelingking kaki anda) dirangsang selama 30 menit per hari, ini adalah titik akupresur yang merangsang kepala janin “bergerak turun”. Bisa juga dnegan menggunakan Moxa.
  9. Tekan titik Motion Sickness band, tepatnya di empat jadi diatas tulang pergelangan kaki dalam – ini adalah titik akupresur lain yang digunakan untuk stimulasi uterus. Jangan gunakan titik ini jika anda mengalami persalinan prematur.
  10. Minumlah segelas jus jeruk dengan posisi berbaring-sisi dengan posisi pinggul Anda lebih tinggi dari kaki anda. Bayi bergerak lebih setelah ibunya mengkonsumsi gula tinggi!
  11. Lakukan Pelvic Tilt atau breech Tilt dengan kantong es pada bagian atas perut anda, dan lakukan pada waktu perut kosong, 10 menit dua kali sehari. Lakukan ini sambil berbaring telentang di lantai dengan lutut tertekuk dan kaki di lantai dengan tiga bantal besar ditempatkan di bawah bokong anda. Coba ini dengan menggabungkan tehnik memainkan music menggunakan headphone dan visualisasi.
  12. Posisi Merangkak seperti kucing sedang marah – dimulai dengan merangkak, dilekskan dahulu dadanya lalu perlahan sambil tarik nafas lengkungkan punggung seperti kucing sedang marah.
  13. Belly Relaxing dengan menggunakan tehnik Rebozo. Ini harus dilakukan bersama dengan patner, dengan meletakkan selendang yang cukup panjang dibawah pinggul ibu saat ia berbaring di lantai. Angkat di sudut-sudut kain dan gerakkan bergetar dari sisi ke sisi menggerakkan tangan Anda ke atas dan ke bawah untuk menggoyangkan perutnya dari sisi ke sisi. Hal ini harus dengan gerakan yang sangat kecil dan ibu harus sangat santai. Lakukan ini selama sekitar 5 menit. Kemudian ibu berlutut di tangga. Jadi ibu tangannya di tangga bawah dan dengan posisi merangkak lutut dan kakinya berada di 2 atau 3 tangga diatasnya. Pasangan membantu untuk menopang bahu, Tetap dalam posisi ini selama 5-10 menit atau selama nyaman. Lakukan posisi ini pada waktu perut kosong.
  14. Lakukan Pelvic Rocking(lakukan seperti gambar dibawah ini, minimal 2 kali sehari)
  15. posisi yoga downward position seperti di bawah ini juga sangat membantu membuat posisi janin sungsang menjadi letak kepala kembali.

Tips Agar Tidak Melahirkan Sungsang

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah melahirkan sungsang :

  • Hilangkan ke khawatiran karena posisi bayi yang sungsang.
  • Membayangkan bayi akan berputar ke posisi yang benar setiap hari dapat mengirimkan pesan kepada bayi untuk berputar.
  • Mengikuti senam hamil. Biasanya berupa senam kolam, dan akan membuat otot perut santai dan memberikan ruang pada bayi untuk bergerak. Melakukan posisi bersujud (knee chest position), dengan posisi perut seakan-akan menggantung kebawah. Lakukan rutin 2 kali setiap hari pagi dan sore selama 10 menit. Kegiatan ini sangat mengurangi kemungkinan melahirkan sungsang, aman dan member ruang pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal. Kemungkinan berhasilnya adalah 92 persen.
  • Pijat sekitar perut secara lembut searah jarum jam dengan menggunakan kedua tangan dapat merangsang bayi ke posisi normal.
  • Gunakan cahaya senter untuk mendapatkan perhatian bayi dalam rahim. Arahkan cahaya senter pada kepala bayi, kemudian bergerak kearah jalan lahir. Gerakan cepat bisa mendapatkan perhatian bayi. Music pun dapat gunakan dengan cara yang sama menggunakan I-pod.
  • Bayi dalam perut tidak menyukai  dingin, dengan menempelkan benda dingin pada bagian kepala bayi akan membuat bayi menjauhi daerah dingin tersebut.

Kurang Hormon Tiroksin Sebabkan Bayi Sungsang

Penyebab kehamilan sungsang memang cukup beragam. Kali ini, sebuah penelitian Universitas Tilburg Belanda menunjukkan bahwa rendahnya hormon tiroksin pada ibu hamil bisa menyebabkan posisi bayi yang salah, dan resiko lain seperti kematian.

      Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 1.000 partisipan di Belanda, disimpulkan bahwa rendahnya kadar tiroksin pada 36 minggu pertama kehamilan, sangat mempengaruhi posisi kepala bayi secara normal. Meskipun posisi kepala janin berada di bawah, tetapi tubuhnya cenderung menghadap ke punggung ibu.bahwa selain menyebabkan kehamilan sungsang, kekurangan hormon tiroksin berdampak pula pada perkembangan janin. “Temuan terakhir menunjukkan bahwa perkembangan motorik anak usia dua tahun, berhubungan dengan rendahnya kadar hormon tiroid selama masa kehamilan,”

      Hal ini mengartikan bahwa hormon tiroksin yang dikeluarkan kelenjar tiroid, sangat dibutuhkan ibu selama masa kehamilan untuk membantu metabolisme tubuh. Jika janin berhenti bergerak, maka resiko lain bisa datang tiba-tiba, seperti keguguran, kelahiran prematur, ataupun preeklamsia (keracunan kehamilan) yang menyebabkan kematian bayi.

Kendati letak bayi sungsang, persalinan pervaginam masih tetap bisa dilakukan. Yang jelas, persalinan sungsang dipengaruhi beberapa faktor. Bila berat bayi di atas 3,5 kg, dokter akan cenderung memilih operasi caesar. Cara ini dipilih untuk menghindari cedera pada otot leher bayi yang mungkin saja tersangkut dan tertarik saat persalinan normal. Jika sungsang terjadi pada anak pertama, persalinan disarankan melalui caesar. Karena panggul ibu belum pernah melahirkan, tidak bisa dicoba-coba untuk melahirkan dengan cara normal karena dapat mengakibatkan cedera. Pada janin normal, posisi kepala yang baik yaitu menunduk seperti menghadap ke bawah. Tapi, ada kemungkinan posisi kepala janin seperti posisi “militer”, yaitu tegak menghadap ke depan (layaknya prajurit siap siaga). Pada janin sungsang, bila dipaksakan keluar dapat mematahkan tulang punggung yang paling atas dan dapat mengakibatkan radang otak. Sebab itulah sebaiknya persalinan pun dilakukan dengan jalan caesar.

Ringkasan:

  • Bayi Sungsang adalah ketika kondisi janin tidak ada pada jalan lahir yang benar, kepala pada posisi pinggul ibu,
  • Kasus kelainan poisi kehamilan selain bayi sungsang adalah juga bayi melintang horizontal,
  • Persalinan Normal Bayi Sungsang masih mungkin dilakukan dengan beberapa syarat dan dilakukan di rumah sakit.

KENAPA BAYI BISA SUNGSANG ?

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com