Kamar Bagi Anak

Kamar Bagi Anak

Kamar bagi anak

Kamar Anak, Orangtua pasti ingin memberikan yang terbaik buat si buah hati. Tetapi memang tidak semua keinginan ideal tersebut dapat terlaksana, termasuk soal menyediakan kamar bagi setiap anak, karena tidak semua rumah memungkinkan anak-anak memiliki kamarnya masing-masing, terkadang mereka harus berbagi kamar dengan saudaranya.

Jika itu harus terjadi pada Anda, adakah hal-hal yang perlu diperhatikan dari keadaan ini? Masalah apa saja yang mungkin timbul dan bagaimana orangtua bisa membantu? Sisi-sisi positif apa saja yang bisa dikembangan dari anak-anak? Kamar anak Harus kita sadari bahwa anak-anak itu seringkali punya cara pandang yang berbeda terhadap suatu keadaan atau kenyataan dibanding dengan orang dewasa. Coba kita amati anak-anak di kawasan yang terkena penggusuran, korban bencana alam, atau musibah kebakaran. Orang dewasanya pada sedih, menangis, dan bingung, tapi anak-anak di sana tetap bisa bermain dengan suka ria sejauh mereka tidak teraniaya

Kami Menyediakan Jasa Membuat Kamar Anak

Artinya, anak-anak seringkali punya kreativitas batin yang jauh lebih baik dalam menyiasati berbagai keadaan sehingga mereka lebih banyak punya cara dan jalan untuk menemukan kebahagiaan. Termasuk misalnya ketika mereka harus berbagi kamar. Anak-anak mungkin tidak begitu mempersoalkan urusan kamar, seperti kita melihat dan merasakan keadaan ini, sejauh ada hubungan yang harmonis dalam sebuah keluarga.Bahkan untuk sebagian anak atau karena alasan tertentu, berbagi kamar anak bersama kakak-adik adalah sesuatu yang mereka inginkan. Hanya saja, masalah memang pasti ada, namanya juga anak-anak. Sudah kita kasih kamar satu-satu pun masalah pasti tetap ada, kan?

Jadi intinya kita tidak perlu mengkhawatirkan keadaan ini secara berlebihan karena kita punya definisi sendiri, namun bagaimanapun juga harus tetap aware terhadap potensi persolan yang mungkin muncul.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan orangtua ketika anak-anak berbagi kamar:

1.      Persoalan Hak Milik

Jangan sampai karena mereka satu kamar lantas soal ini menjadi tidak jelas. Mereka perlu diberi pemahaman yang tegas tentang hak milik agar tidak terbiasa dengan perilaku yang kurang baik, misalnya terbiasa memakai barang yang bukan miliknya tanpa izin.

2.      Ketidakadilan

Jangan sampai si kakak selalu menang atau si adik selalu dibela walaupun salah. Justru yang perlu ditegakkan di sini adalah hubungan yang beradab. Si adik menghormati kakak dan si kakak menyayangi adik.

3.      Sikap Individualistik dan Egoistik

Meski mereka sangat perlu paham tentang hak milik, tapi perlu juga diajak untuk membangun hubungan yang didasari tolong menolong. Misalnya, bersama-sama membereskan barang yang sudah dirapikan, mematikan lampu kamar, dan mematikan kran yang lupa ditutup, atau kegiatan lain yang intinya mempraktekkan kebersamaan, kepedulian dan saling tolong menolong.

Adanya gesekan atau konflik memang bisa saja terjadi, tetapi untuk anak-anak, ini adalah hal yang wajar dan kamar anak tidak sepenuhnya buruk, sejauh mendapatkan pengarahan dan pemahaman yang bisa membuat mereka belajar untuk menjadi yang lebih baik.

Semoga bisa kita terapkan, dan bermanfaat ya moms untuk anda ^_^

Jika Anda Berminat Menggunakan Jasa Kamar Anak Bisa Hubungi:
No Hp :081807100343
Pin BB :2245A4A4

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com