Ingin Punya Anak Kembar? Ini Rahasianya

 Ingin Punya Anak Kembar? Ini Rahasianya

twins_baby

Memiliki bayi kembar nampaknya sangat menyenangkan. Melihat si kembar begitu rukun dan bermain bersama, akan memberi keceriaan tersendiri bagi keluarga. Selain itu, ketika membelikan mereka pakaian atau mainan yang biasanya harus sama, semakin menambah perasaan bahagia tersendiri bagi orang tua.

Banyak ibu hamil yang menginginkan bayi kembar. Alasannya bisa seperti yang disebutkan di atas, ada juga yang memberi alasan agar tak perlu melahirkan dua kali untuk mendapat dua anak. Jika ada di antara Anda yang menginginkan anak kembar, berikut adalah tips-tips yang bisa dilakukan, seperti dilansir dari situs Conceiveeasy.

Menikah dengan pria yang lahir kembar

Dipercaya bahwa jika salah satu atau kedua orang tuanya kembar, maka kemungkinan untuk melahirkan bayi kembar semakin besar. Hal ini karena kembar ternyata dapat diturunkan

Mengonsumsi asam folat

Dengan mengonsumsi asam folat sebelum Anda hamil, kemungkinan untuk hamil anak kembar dapat mencapai 40 %. Hal ini sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian di Australia. Selain itu, telah banyak wanita yang telah membuktikan hal ini. Namun ingat, jangan mengonsumsi berlebihan ya.

Mengonsumsi singkong

Menurut sebuah penelitian, angka tertinggi lahir kembar ada di Afrika. Di sana, para penduduknya banyak mengonsumsi olahan singkong. Maka dari itu, dipercaya bahwa banyak makan singkong bisa membuat hamil bayi kembar.

Tingkatkan berat dan tinggi badan

Hal ini juga telah diteliti, bahwa orang-orang yang tinggi lebih mungkin untuk hamil anak kembar. namun jangan khawatir,selain tinggi, Anda juga bisa menaikkan berat badan Anda. Karena untuk hamil anak kembar, Anda butuh energi yang banyak.

Mengonsumsi olahan susu

Hasil penelitian dalam hal ini yang telah ditemukan adalah, jika Anda mengonsumsi olahan susu seperti keju dan yogurt, maka kemungkinan hamil bayi kembar menjadi lima kali lebih besar. Jadi, Anda dapat mencoba olahan-olahan susu ini agar memiliki bayi kembar.

Tips Mendapatkan Anak Kembar

 

1. Hamil Diatas Usia 30 Tahun 

Dari berbagai penelitian membutkikan bahwa pada wanita yang sudah mencapai umur lebih 30 tahun berpeluang untuk memiliki kehamilan ganda atau kembar. Ovulasi menjadi hiperaktif sesaat sebelum terjadi monopause. Peluang ovarium yang melepas lebih dari satu sel telur menjadi lebih besar diantara umur 35 hingga 45 tahun. Anda bisa mencoba hamil pada masa ini bila ingin mendapatkan bayi kembar, namun perlu diperhatikan juga bahwa hamil pada usia diatas 30 tahun sangat beresiko untuk sang ibu dan bayi.

2. Hamil Saat Masih Menyusui

Banyak ilmuawan berpendapat bahwa saat menyusui akan meningkatkan ovulasi. Jika Anda hamil ketika masih menyusui bayi Anda, maka kesempatan untuk hamil kembar akan meningkat.

3. Diet Sehat

Diet yang dilakukan secara sehat dapat membantu meningkatkan peluang untuk konsepsi (pembuahan). Dengan meningkatnya peluang konsepsi, maka peluang untuk hamil kembar juga semakin besar.

4. Badan Gemuk

Wanita yang memiliki badan gemuk berpeluang memiliki anak kembar yang lebih tinggi. Namun hal ini mungkin bukan salah satu cara sehat untuk mendapatkan anak kembar.

5. Bayi Tabung

Banyak selebriti yang melakukan cara ini untuk mendapatkan anak kembar. Cara ini juga tergolong cara yang paling umum untuk mendapatkan bayi kembar, yaitu dengan menjalani perawatan kesuburan atau bayi tabung.

Manfaat Ubi Jalar (Sweet potato)

Makanan yang sering dianggap kampungan ini ternyata memiliki banyak manfaat. Ubi jalar banyak mengandung beta-karoten, vitamin E, vitamin C dan antasionin yang terdapat pada ubi jalar bermanfaat sebagai antioksidan pencegah kanker, mampu menyerap polusi udara, oksidasi dalam tubuh dan menghambat penggumpalan darah sehingga peredaran darah dalam tubuh lebih lancar dan mengatasi berbagai macam penyakit kardiovaskuler.

Menurut beberapa penelitian, ubi jalar juga dapat membantu menormalkan siklus haid. Masyarakat Yoruba di kota Igbo-Ora, Nigeria meyakini bahwa ubi jalar adalah penyebab tingginya angka kelahiran kembar disana. Dalam setiap keluarga sedikitnya ada satu pasang anak kembar yang dilahirkan. Bahkan seorang ayah berumur 71 tahun memiliki 10 pasang anak kembar, dan salah satu anaknya memiliki 3 pasang anak kembar, satu pasang diantaranya kembar laki-laki dan perempuan. Di Afrika Barat tingkat kelahiran kembar identik atau non identik lebih tinggi dibandingkan di Eropa atau Jepang. Masyarakat di Afrika sana percaya bahwa tingginya angka kelahiran kembar dikarenakan makanan pokok mereka adalah ubi.

Sebuah studi Belgia mengatakan, secara keseluruhan hampir 5 persen dari semua kelahiran Yoruba menghasilkan kembar, dibandingkan dengan sekitar 1,2 persen untuk Eropa dan 0,8 persen untuk Jepang, meskipun obat kesuburan di negara maju mengubah angka-angka tersebut. Dan fakta menyebutkan bahwa tingkat kelahiran kembar di Afrika Barat sekitar empat kali lebih tinggi daripada di seluruh dunia.

Seorang dari Inggris, merekam data antara tahun 1972-1982 rata-rata terdapat 45 hingga 50 pasang anak kembar lahir per 1000 kelahiran di Afrika Barat. bahwa kandungan hormon Phytoestrogen alami yang terdapat pada ubi jalar dapat merangsang ovarium untuk memproduksi lebih dari satu sel telur pada kedua sisi ovarium secara bersamaan. Dan para ahli meyakini bahwa semakin tinggi kelahiran kembar pada sebuah keluarga akan memacu terjadinya kembar secara turun-temurun.

Igbo-Ora memang dipenuhi oleh anak-anak kembar, sampai-sampai diabadikan di sebuah Monumen yang bertuliskan ‘THE LAND OF TWINS’. Tidak tahu apakah ini karena faktor genetik atau karena ubi jalar. Tapi masyarakat di negara sana meyakini bahwa kelahiran kembar adalah Anugerah yang diberika Sang Pencipta kepada keluarga-keluarga tersebut.

Anak Kembar dari Program bayi tabung 

Program bayi tabung kini memang tidak lagi dijalani oleh wanita yang sulit memiliki anak, tetapi juga oleh pasangan yang ingin punya anak kembar. Yang menjadi pertimbangan adalah, usia sudah semakin beranjak naik, program kesuburan tak juga membuahkan hasil, sekalian saja membayar prosedur IVF yang mahal untuk mengusahakan kehadiran bayi; tak cuma satu, tetapi dua. Kalau si ibu ternyata melahirkan satu bayi, atau dua bayi (kembar), ongkosnya tetap sama (biaya bervariasi, di kisaran Rp 30-60 jutaan).

Risiko program bayi tabung

Namun menurut para dokter, program ini juga berisiko. Dibandingkan dengan satu bayi, mengandung dua bayi atau lebih juga menyimpan risiko masalah kesehatan, termasuk kelahiran prematur, bayi dengan bobot kurang, dan cacat pada bayi.

“Pasien biasanya hanya fokus pada usaha menjadi hamil dengan segala cara dan bentuk, sehingga apa yang berkenaan dengan (risiko) kembar tidak begitu dipikirkan,” “Kadang-kadang, mereka juga tidak memahami bahwa risiko itu bisa sangat buruk.”

Karena itu, banyak dokter yang menolak mengusahakan janin kembar karena faktor risikonya. Ingin tahu  ? Ini dia risiko program bayi tabung :

1. Kematian bayi : Bayi kembar lima kali lebih berpotensi meninggal dunia setelah usia 1 bulan dari pada bayi tunggal.

2. Lahir prematur : Menurut Centers for Disease Control (CDC), 60% bayi kembar di Amerika yang lahir pada tahun 2006 dilahirkan prematur. Sedangkan bayi tunggal hanya 11% yang lahir prematur. Ada pun 12% bayi kembar lahir sangat prematur (saat kehamilan berusia 32 minggu), dibandingkan dengan bayi tunggal yang hanya 2%.

3. Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) : CDC melaporkan bahwa sekitar 58% bayi kembar di Amerika yang lahir tahun 2006 mengalami BBLR, sedangkan bayi tunggal hanya 6%. Kemudian 10% bayi kembar mengalami BBLR sangat rendah, sementara bayi tunggal hanya 1%.

4. Bayi dengan cacat otak, termasuk cerebral palsy, adalah risiko yang dialami bayi lahir prematur.

5. Risiko untuk ibu : Wanita dengan bayi kembar berisiko tinggi mengalami preeklamsia, diabetes semasa kehamilan, dan pendarahan sebelum dan sesudah melahirkan, dibandingkan dengan wanita yang melahirkan bayi tunggal.

Survei juga menunjukkan bahwa ketika pasien yang pertama kali datang ke klinik atau rumah sakit untuk menjalani program bayi kembar via IVF adalah sebanyak 29%. Namun setelah berkonsultasi dengan dokter dan mengetahui risikonya, pasien yang tetap menginginkan program bayi kembar via IVF menurun menjadi 11%.

5 Keistimewaan Bayi Kembar

1. Pertumbuhan fisik yang lebih cepat. Ya, anda bahkan tak menyadari betapa cepatnya bayi anda merangkak kesana kemari sebelum masa normal. Anda juga akan surprised, melihat otot kaki dan dada bayi kembar yang lebih kuat dibanding bayi non-kembar

Bayi kembar cenderung memiliki berat badan yang lebih sedikit dari bayi umumnya, namun itu menjadi sebuah keuntungan baginya. Secara alami, bayi kembar akan mengejar ketertinggalannya dan mengubahnya menjadi bayi yang gesit dan lincah. Gerakan-gerakan lebih aktif inilah yang akan mempengaruhi pertumbuhan fisiknya.

2. Perkembangan Komunikasi yang luar biasa. Pernahkah anda memperhatikan bagaimana pola komunikasi bayi kembar anda? Perhatikan, apa yang terjadi saat anda meninggalkan bayi kembar anda dengan kembarannya sendiri? Mereka bahkan menciptakan pola komunikasi personal yang unik, dan anehnya, mereka saling mengerti satu sama lain. Perhatikan pula bagaimana mereka berekspresi dengan geraka-gerakan tangan dan raut muka! Ya, mereka lebih ekspresif dan full of emoticons!

Meski komunikasi verbal mereka lebih lambat (biasanya 25 bulan, sdgkan bayi biasa hanya butuh 18 bulan), perkembangan emosional mereka ternyata lebih pesat. Penyebabnya, mereka selalu memiliki pasangan yang mereka butuhkan ketika sedang bersosialisasi dan beridentifikasi dengan sesuatu di sekitar mereka.

Bayi kembar akan dengan mudah mengeluarkan ekspresi keingintahuan dan ketakjubannya karena selalu ada kembarannya yang siap mendengarkan dan meresponnya. Mereka juga lebih cepat mendapatkan pengalaman emosi yang bervariasi karena adanya kompetensi tidak langsung di antara keduanya. Contohnya, perasaan cemburu, rasa keterikatan yang kuat, dan sebagainya.

3. Anda tak perlu pusing mencari teman bermain. Jika bayi kembar telah memasuki fase masa aktif, anda sudah bisa bernafas lega. Setidaknya, anda bisa membiarkan bayi anda bermain dengan bebas tanpa perlu menemaninya. Bayi kembar akan betah bermain dengan kembarannya.

Saya pribadi, jika harus bepergian keluar rumah tanpa suami, saya lebih memilih membiarkan bayi saya tinggal di rumah. Pertama: saya tak mungkin membawa kedua-duanya. Kedua: Kalau saya membawa satu diantara mereka, biasanya kembarannya akan sedih dan tidak mood sehingga malah merepotkan saya atau si Bapak yang tinggal di rumah. Suami saya bahkan dengan leluasa bisa mengetik tesisnya tanpa terganggu oleh sikembar yang asyik bermain satu sama lain.

4. Ada banyak orang yang mencintai anak anda. Bayi kembar selalu menjadi pusat perhatian, digemesin, dirindukan, dan dipuji orang banyak. Akan ada banyak orang yang berlomba-lomba mencium bayi anda, mengganti anda menggendongnya jika anda lelah, berfoto bersama keluarga sikembar anda, dan akan banyak orang yang memberinya hadiah. otomatis, anak anda tidak menjadi penakut pada orang asing, supel dan ramah, serta mudah bersosialisasi.

Tapi, anda harus memberikan pengawasan yang baik dan pengertian kepada anak anda sehingga ia terbiasa dengan hal tersebut dan tidak tumbuh menjadi anak yang sombong.

5. Anda tidak perlu berebut bayi. Hahah. Ya, tentu saja, anda boleh menggendong salah satunya, dan suami pun dengan yang satunya lagi. Anda dengan bebas memilih siapa yang akan menemani anda (dan bayangkan jika ia telah dewasa), dengan leluasa menciumnya tanpa perlu menunggu suami selesai memanjakannya, dan anda tak akan pernah kesepian oleh keramaian bayi kembar anda.

Mereka tertawa bersamaan. Menangis bersamaan. Anda bahkan menonton film kesukaan ramai-ramai  Bahkan, jika mereka telah besar, anda akan merasa beruntung karena akan ada dua orang atau lebih yang kelak membantu pekerjaan rumah dan sehari-hari. Akan ada tukang pijit cute yang memijit pundak anda dan juga pundak suami.

So, be positive ya mom

Ingin Punya Anak Kembar? Ini Rahasianya

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com