Beda Otak Bayi Laki – Laki Dan Perempuan

Beda Otak Bayi Laki – Laki Dan Perempuan

baby_brain

Apakah benar anak laki-laki lebih cerdas dibandingkan anak perempuan? Perbedaan struktur dan kontraksi otak antara anak perempuan dan laki-laki tidak berkaitan dengan tingkat kecerdasan mereka. Memang, dalam hal tertentu masing-masing jenis kelamin punya keunggulan, namun itu lebih pada cara ataugaya berpikir dan beraktivitas.

Bila terjadi Anto lebih pintar ketimbang Anti adalah faktor stimulasi, pembelajaran dan kesempatan bukan struktur dan konstruksi otak mereka. Tidak ada satu jenis kelamin lebih cerdas dibanding dengan jenis kelamin lain. Namun, tidak juga berarti perempuan atau lelaki sama dalam menanggapi sesuatu atau berbuat sesuatu.

Pembentukan cikal bakal otak berawal dari proses peleburan inti sel telur dan inti sel sperma pada saat terjadinya konsepsi hingga minggu ke-26 saat sel-sel otak janin terbentuk sempurna. Selanjutnya sampai bulan ke-9, terjadi perkembangan pesat pada sistem saraf janin. Apa sebenarnya beda otak janin lelaki dan janin perempuan:

  • Janin perempuan. Jika janin berkromos XX, maka tubuhnya akan memborbardir otak dengan hormon perempuan, yakni hormon estrogen dan progesteron. Secara bertahap, janin akan membentuk semua kelengkapan organ tubuh perempuan, hormon estrogen juga menumbuhkan koneksi di pust komunikasi, memproses emosi dan mempengaruhi kemampuan verbal.
  • Janin lelaki. Jika kromosom janin XY, maka tubuh akan memborbardir otak janin dengan hormon-hormon lelaki. Hormone testosteron dan MIS (Mullerian duct Inhibiting Substance) mulai diproduksi pada akhir trimester pertama atau sekitar usiakehamilan 10-12 minggu. Testosteron berfungsi membentuk alat kelamin lelaki dengan segala perlegkapannya, serta menekan terbentuknya kelenjar susu. Sedangkan MIS bertugas mencegah terbentuknya alat kelamin wanita, termasuk rahim dan saluran telur. Dengan demikian, secara berangsur-angsur janin ini akan mengarah kepada bentuk lelaki dengan segala kekahsannya. Hormone testosteron akan menumbuhkan lebih banyak sel di pusat seks, dan mempengaruhi agresivitas serta kemampuan spasial yang lebih besar.

 

Beberapa rahasia di balik otak anak perempuan menurutnya antara lain:

– Corpus callosum atau penghubung jaringan antar bagian otak pada perempuan rata-rata lebih besar hingga 25 % pada saat akil balig. Ini memungkinkan terjadikan komunikasi saling-silang dalam otak yang membuat mereka kerap berkomunikasi sendiri.

– Memiliki konektor lebih kuat dalam lobes atau salah satu bagian dari otak. Manfaat konektor ini memungkinkan seorang anak perempuan menyimpan memori sensualitas lebih detil dan punya kemampuan mendengar dan membedakan nada suara dengan lebih baik. Tak heran, mereka lebih terampil dalam mengerjakan tugas-tugas tertulis.

– Memiliki hippocampus atau area penyimpan memori dalam otak yang lebih besar. Ini sangat menguntungkan bagi kemampuan belajar anak perempuan, terutama untuk pelajaran bahasa.
– Selain lebih aktif, prefrontal cortex atau bagian otak lain dari seorang anak perempuan juga berkembang lebih awal. Hal tersebut cenderung menjadikan anak perempuan tidak impulsif.
– Anak perempuan lebih mudah mengatur emosi dan bicaranya, karena mereka lebih sering menggunakan area korteks.

Berdasarkan pengamatannya dari beberapa rahasia di balik otak anak perempuan itu, Gurian menyimpulkan, tentu sangat bisa dimengerti jika anak perempuan lebih cakap membaca dan menulis. Hal itu bisa dibuktikan pada anak perempuan sejak mereka balita dan sepanjang usianya dewasa.

Membaca dan menulis tidak akan menyulitkan seorang anak perempuan. Mereka bisa duduk tenang lebih lama, mendengar dan mengenali nada suara, serta berbicara dalam hati.

Di sisi lain, dengan volume darah yang mengalir ke otak perempuan lebih banyak 15 persen dari otak laki-laki, hal itu sangat mendorong otak mereka dengam mudah melalui proses-proses stimulasi, membaca dan menulis, yang melibatkan tekstur, nada suara, serta aktivitas kejiwaannya dengan baik.

Rahasia di Balik Otak Anak Laki-laki

Membuat perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan menurut struktur dan fungsi otaknya bukan berarti mengklasifikasikan mereka dari sudut jender semata. Tetapi, menyadarkan tentang perbedaan alami keduanya untuk memudahkan Anda mencari formula yang tepat memberikan pelajaran dan pengajaran pada anak-anak Anda.

Berdasarkan pengamatannya terhadap beberapa rahasia di balik otak anak perempuan, Michael Gurian menyimpulkan, bahwa sangat bisa dimengerti jika anak perempuan lebih cakap dalam urusan membaca dan menulis. Nah, bagaimana dengan anak laki-laki?

Gurian, dalam bukunya berjudul Boys and Girls Learn Differently!: A Guide for Teachers and Parents, menuturkan bahwa perbedaan struktur otak antara anak laki-laki dan perempuan sangat berperan besar memengaruhi pola belajar dan kerja otak mereka masing-masing. Namun begitu, sebetulnya perbedaan itu tidak berlaku secata mutlak pada semua kasus dan tidak ada yang buruk dari semua perbedaan itu.

Seperti halnya otak anak perempuan, otak anak laki-laki pun punya misteri. Gurian bilang, karena area korteksnya lebih banyak dimanfaatkan sebagai fungsi spesial mekanis, anak laki-laki akan lebih suka menggerakkan obyek, mulai dari bola, mainan, atau bahkan tangan dan kakinya sendiri.

Otak pada anak laki-laki tidak hanya memiliki lebih sedikit serotonin, melainkan juga oxytocin atau zat pengikat. Zat inilah yang menurut Gurian menyebabkan anak laki-laki bersikap lebih impulsif, yang jelas-jelas berlawanan dengan sikap perempuan, yang bisa duduk tenang curhat pada sahabatnya.

Gurian menyimpulkan, seorang anak perempuan tampil lebih baik dalam tugas ganda atau multitasking dan yang bersifat bertransisi. Sebaliknya, anak laki-laki tidak, karena otak mereka dibentuk untuk melakukan pembaharuan dan reorientasi setelah sebelumnya harus melewati tahap istirahat (rest).

“Inilah perbedaan nyata yang mudah sekali terlihat. Hal itu karena aliran darah ke dalam otak anak laki-laki bukan saja lebih sedikit, tetapi juga didesain tersegmentasi,” kata dia.

Tidak heran, kata Gurian, anak laki-laki mudah sekali mengantuk. Pada anak perempuan, tahap pembaharuan tidak perlu harus melewati istirahat, sehingga mereka jarang sekali mengantuk.

Gurian menambahkan, otak anak laki-laki cenderung lebih cocok mengenali simbol, bentuk-bentuk abstraksi, diagram, gambar dan obyek bergerak ketimbang kata-kata yang monoton. Bagi seorang anak laki-laki, metode ceramah akan diartikannya sebagai waktu istirahat.

Untuk itu, Gurian menyimpulkan, misteri-misteri yang ada di balik rahasia otak anak laki-laki tersebut akan menyebabkan mereka:

-lebih unggul dalam Matematika dan Fisika, terutama ketika subyek itu diajarkan secara abstrak di depan kelas
-lebih tertarik pada permainan-permainan (games) ketimbang perempuan
-mudah terlibat masalah karena sifatnya yang impulsif
-mudah atau cepat bosan
-tak mampu menjadi pendengar yang baik
-tidak telaten memenuhi tugas
-kurang cocok belajar secara verbal yang selama ini kerap terjadi di kelas-kelas (sekolah) konvensional yang lebih mengedepankan pola belajar satu arah

Anak Perempuan Lebih Pintar dari Anak Laki-laki?

Pernah mendengar mitos yang mengatakan bahwa anak perempuan jauh lebih pintar daripada anak laki-laki? otak laki-laki Mars dan otak perempuan Venus.

Nyatanya, hampir tidak ada perbedaan antara otak anak laki-laki dan otak anak perempuan. Itu yang dikatakan dalam bukunya yang berjudul Pink Brain, Blue Brain.

“Bila kita bicara soal otak anak, yang menjadi masalah memang bukan besar kecilnya ukuran otak anak laki-laki dan anak perempuan, melainkan bagaimana fungsi kognitifnya.

Dan, sebetulnya tidak ada perbedaan yang benar-benar signifikan antara otak anak laki-laki dan otak anak perempuan. Kenapa? Karena semua ini nantinya masuk dalam kapasitas individual masing-masing. Misalnya, anak perempuan, kan, faktor hormonalnya lebih dominan dibandingkan anak laki-laki. Tidak mengherankan kalau hal ini akan memengaruhi mood-nya. Nantinya, mood akan memengaruhi perilaku dan fungsi kognitifnya juga.”

Lalu, apakah anak perempuan lebih pintar atau tidak dari anak laki-laki harus dikaitkan dengan konteksnya dulu. Bagaimana pun, anak perempuan mempunyai kemampuan multitasking yang memang given (terberi atau bakat). Karena given, tidak harus dilatih lagi.

Benarkah anak laki-laki tidak mempunyai kemampuan multitasking ini? “Bisa juga, kok, namun dengan cara yang berbeda. Jadi, apakah anak perempuan lebih pintar ketimbang anak laki-laki? Harus dilihat dulu konteksnya. “Saya, sih, melihatnya begini. Laki-laki dan perempuan memang beda saja. Saya tidak melihat suatu gender lebih unggul daripada gender yang lain. Justru, mereka saling melengkapi.

 Beda Otak Bayi Laki – Laki Dan Perempuan

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com