Bagaimana Mengenali Balita Uang ?

Bagaimana Mengenali Balita Uang ?

CT  SC-FAM-CASH-KIDS-3C 0110 EM

Balita Anda sudah mulai tahu uang. Dengan uang balita tahu ia bisa mendapatkan mainan atau benda yang diinginkannya. Ia mulai paham hubungan antara uang dengan membeli.

Cepat belajar. Kesadarannya akan uang merupakan bagian dari proses berkembangnya kemampuan berpikir balita. Jika Anda sering mengajaknya berbelanja, makin cepat balita melek uang. Balita takjub melihat Anda bisa membawa pulang belanjaan setelah membayar dengan uang. Tapi ia belum tahu tiga hal penting: cara mendapatkan uang, nilai uang, dan menggunakan uang dengan bijak. Ketidakpahaman balita terhadap tiga hal tersebut membuat ia suka seenaknya minta ini itu. Penjelasan singkat, “Bunda  lagi ga punya uang,” tidak berarti apapun. Yang ia tahu,bunda selalu punya uang untuk beli sayur, buah, roti untuk bekal sekolah. Balita Anda belum tahu ada kebutuhan yang harus segera dipenuhi dan kebutuhan lain yang tidak mendesak.

Agar balita lebih memahami bagaimana memperoleh uang, cara-cara berikut bisa Anda jalankan:

  • Jelaskan bahwa yang diperoleh setelah bunda atau ayah bekerja.
  • Ajak balita bekerja, misalnya menggosok wastafel 1 kali seminggu, atau menyiram tanaman. Untuk tugas itu, ia berhak mendapat uang seribu rupiah. Lewat praktek ini,balita lebih memahami penjelsan bahwa uang diperoleh setelah seseorang mengerjakan suatu tugas.
  • Masukkan uang Anda dalam kotak dan berikan padanya. Buka setelah sebulan anak mengumpulkan uangnya.
  • Ajak anak Anda membeli kebutuhannya dengan uang yang ia peroleh setelah bekerja.


Dalam mengenalkan uang kepada balita, ketika ia sudah mengerti fungsinya untuk membeli jajan atau keperluan yang lainnya, kenalkan nilai nominalnya. Mengenalkan nilai nominal uang kepada balita sebaiknya dimulai dengan nilai nominal yang kecil terlebih dahulu dan akrab dengannya setiap hari, misalnya untuk membeli jajan.

Nilai nominal yang bisa diperkenalkan bisa dimulai dari uang logam Rp 100,00, Rp 200,00, Rp 500,00, Rp 1.000,00, lalu kenalkan pula uang kertas Rp 1.000,00, Rp 2.000,00, Rp 5.000,00 dan Rp 10.000,00. Kenalkan nilai nominal uang tersebut dengan mengatakan kepadanya, “Ini Dek, uangnya banyak, yang ini seratus rupiah, yang ini lima ratus, terus yang Adek pegang itu seribu rupiah.”

Supaya anak mudah memahaminya, ibu bisa menjelaskannya dengan warna uang, bentuk, hingga ukurannya. Selain itu, supaya anak lebih paham nilainya, kaitkan pula dengan jajanan yang sering ia beli. Semakin besar nilai uang, ia akan mendapatkan jajanan lebih banyak daripada nilai uang yang kecil.

Memberi kesempatan kepada anak untuk bertransaksi sendiri juga bisa membuatnya belajar mengenal uang lho Ma. Semakin sering ia jajan sendiri, ia akan tahu berapa uang yang digunakannya untuk membeli. Saat buah hati ingin jajan, beri uang ribuan dan biarkan ia pergi ke warung sendiri, tentunya dengan pengawasan Anda.

Setelah ia pulang, tanya kepadanya untuk merangsang pemahamannya tentang uang, “Adek jajan apa, kok dapatnya minuman yang itu bukan susu?” Mungkin saja ia akan menjawab, “Ih Mama, kalau buat beli susu uangnya kurang.” Hal ini sudah semakin membuatnya mengenal nilai uang. Ia pun sudah mulai mengerti mana jajanan yang harus dibeli dengan uang lima ratusan, seribuan, atau lima ribuan karena terbiasa bertransaksi sendiri.

Supaya anak mengerti bagaimana uang didapatkan dari orangtuanya dan tidak membuatnya terus-terusan meminta uang, ajari anak untuk mengerjakan sesuatu terlebih dahulu sebelum meminta uang jajan kepada mamanya. Anda bisa menyuruh anak sambil berkata, “Adek, bantuin Mama menyiram tanaman dulu ya, nanti diberi uang deh.”

Ia harus menyelesaikan terlebih dahulu tugas menyiram tanaman, baru uang yang merupakan upahnya bisa ia terima. Anda bisa pula menerapkan hal ini untuk membantu beberapa pekerjaan ringan yang bisa dikerjakan balita. Selanjutnya, Mama bisa mengajarinya menabung uang imbalan dari sesuatu yang dikerjakannya, misalnya membantu merawat taman, menjaga adik saat Mama memasak, membelikan sabun cuci ke warung, dan sebagainya.

Suatu saat, ketika tabungannya dibuka bisa dibelikan barang yang diinginkannya, misalnya sepeda. Hal ini akan membuat si kecil semakin mengerti bahwa untuk membeli sesuatu harus dengan uang, untuk mendapatkan uang harus disertai usaha terlebih dahulu seperti yang dilakukan orangtuanya.

Perkenalkan uang logam dan kertas

Dari mulai belajar berhitung sampai mengenalkan beberapa jenis nominal uang receh, langkah selanjutnya adalah mengenalkannya dengan jenis uang lainnya yang nominalnya lebih besar yaitu uang kertas. Warna dan gambar pada uang kertas masing-masing punya nominal berbeda. Agar anak lebih mudah membedakannya, Anda bisa membantu mengingatkannya dengan warna dan gambar, angka dan ciri-ciri lainnya.

Ajarkan anak melakukan transaksi dengan uang

Ajak anak untuk melakukan transaksi di warung atau supermarket misalnya. Minta ia untuk memperhatikan berapa jumlah belanjaan yang dibeli dan berapa yang harus dibayarkan. Cara ini bisa menjelaskan fungsi uang secara umumnya. Tidak hanya mengenalkannya pada transaksi uang, Anda juga bisa menjelaskan, bahwa barang-barang yang dibeli ini baru bisa dibawa pulang setelah menukarnya dengan uang. Dengan begitu anak bisa tahu, bahwa uang adalah benda berharga dan dapat ditukarkan dengan benda yang diinginkan.

Permainan jual beli

Permainan ini bisa dilakukan agar anak sekaligus belajar mengenal uang dan fungsinya. Cara bermain sambil belajar ini efektif memberi pengetahuan si anak akan manfaat dan fungsi uang.

Menabung

Selain bisa digunakan sebagai alat pembayaran, uang juga bermanfaat jika ditabung. Langkah awal sebelum mengenalkan bank, celengan bisa jadi sarana sederhana mengajarkan anak untuk berhemat. Di mulai usai jajan misalnya, wajibkan anak untuk menyisihkan sisa uangnya ke dalam celengan, setelah penuh, ajarkan anak untuk membuka dan menghitungnya. Hasil dari tabungannya bisa digunakan untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Semakin betambah usia anak, ajarkan hal baru yang lebih positif agar bermanfaat untuk tumbuh kembang si anak.

Bagaimana Mengenali Balita Uang ?

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com