Apa Itu Hamil Anggur ?

Apa Itu Hamil Anggur ?

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Hamil Anggur atau Mola Hydatidosa adalah kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terbentuk akibat kegagalan pembentukan janin. Bakal janin itu dikenal dengan istilah Mola Hydatidosa.

Istilah hamil anggur digunakan karena bentuk bakal janin mirip dengan gerombolan buah anggur. Pada kehamilan anggur janin tidak bisa tumbuh dengan sempurna. Dan ini akan mengakibatkan rahim kosong ( blighted ova ) dan janin yang belum terbentuk tadi terserap masuk kedalam tubuh.

 Akibatnya saluran yang mengalirkan darah dan nutrisi atau yang di sebut jonjot di rahim tetap tumbuh dan menggelembung. Dan gelembung yang mirip buah anggur ini akan membesar seiring dengan meningkatnya usia kehamilan.

Tak banyak calon ibu yang tahu apa itu hamil anggur. Padahal, mengandung sesuatu yang bukan janin pada hamil anggur ini berbahaya. Ketika dokter sudah mendiagnosa kehamilan anggur, biasanya dokter akan melakukan kuretase (dikuret).

Hal ini harus dilakukan berulang-ulang agar kehamilan anggur tidak terjadi lagi. Pada ibu yang cukup usia atau sudah memilki anak, Biasanya dokter menyarankan untuk menjalani pengangkatan rahim. Selain mencegah berulangnya kembali hamil anggur juga menurunkan resiko kanker ( Khoriokarsinoma ).

Beberapa penyebab dari hamil anggur ini adalah:

  1. Kualitas sperma atau ovum yang tidak baik
  2. Meninggalnya janin dalam rahim
  3. Kekurangan vitamin A
  4. Penyakit darah tinggi
  5. Asupan gizi yang kurang baik
  6. Konsumsi makanan rendah protein, asam folat, dan karoten

Untuk menghindari bahaya yang diakibatkan oleh hamil anggur sebaiknya Anda mengenali gejalanya sejak dini. Semakin dini mendeteksi semakin mudah penanganannya. Untuk mengetahui itu, Anda juga harus mengetahui gejala yang terjadi pada terjadinya hamil anggur.

5 gejala dari hamil anggur adalah sebagai berikut:

  1. Ketika sudah dinyatakan hamil, ada bercak pendarahan dan mengakibatkan anemia.
  2. Mual dan muntah secara berlebihan.
  3. Perut semakin besar tetapi tidak ada gerakan janin dalam kandungan.
  4. Tidak terlihat adanya tulang janin pada saat pemeriksaan radiologis atau rontgen.
  5. Kadar HCG akan meningkat lebih tinggi daripada kadar HCG pada kehamilan normal.

Penyebab hamil anggur

Sampai saat ini penyebab belum diketahui secara pasti, namun banyak teori mengenai penyebab hamil anggur ini. Diantaranya terjadinya pembuahan yang gagal dan terjadinya kerusakan dari dua desi yang mengakibatkan matinya konsepsi.

 Hamil anggur ini bisa menimpa siapa saja, baik dari yang berekonomi rendah, maupun yang berekonomi menengah ke atas.  Dan banyak menimpa perempuan dibawah usia 20 tahun dan diatas 35 tahun.

Di Asia, hamil anggur terjadi pada kehamilan wanita dengan perbandingan 1:120, sedangkan di barat dengan perbandingan 1 : 2.000. Sehingga diduga hamil anggur terjadi karena asupan gizi.

Maka dr. Mufti menyarankan jika wanita sudah merencanakan untuk kehamilan, maka dianjurkan untuk melaksanakan diet yang baik, minimal 3 bulan sebelum kehamilannya. Diet disini bukan berarti untuk mengurangi berat badan, tapi lebih kepada mengontrol makanan yang dimakan berdasarkan kebutuhan tubuh yang hendak hamil dengan sehat, dengan mengkonsumsi vitamin A dan asam folat.

Oleh karena itulah pemeriksaan ke dokter dengan diagnosa yang lebih detail akan memberikan hasil yang lebih akurat. Menurut keterangan di health.nytimes.com, beberapa tes yang mungkin dilakukan oleh dokter antara lain:

–  Tes darah HCG, biasanya wanita hamil anggur memiliki kadar hormon HCG yang tinggi.

–  Pemeriksaan ultrasound pada pelviks Anda akan menunjukkan gambaran yang terjadi dalam perut Anda.

–  MRI atau CT scan akan mengetahui lebih lanjut jenis hamil anggur apa yang Anda miliki. Ada kemungkinan jaringan abnormal ini berkembang di luar uterus.

Jika Anda positif Anda mengalami hamil anggur, segera setelah proses persalinan (biasanya dengan operasi) Anda akan diberi upaya penyembuhan oleh dokter. Biasanya upaya penyembuhan ini berlangsung selama beberapa bulan.

 Anda akan melakukan penguretan kemudian dilakukan evaluasi secara teratur apakah jaringan abnormal itu telah hilang dari tubuh Anda. Biasanya, wanita yang pernah mengalami hamil anggur akan siap hamil lagi setelah satu tahun.

Penanggulangan dan Bahaya. Ketika Anda menemukan gejala-gejala tadi, jangan ragu untuk segera melakukan USG dan tes kadar hormon HCG, karena hamil anggur sangat berbahaya bagi calon ibu.

 “Jika tidak dikeluarkan, sel anggur itu akan berkembang dan membahayakan kesehatan, bahkan nyawa ibu,” ungkap dr. Stephen Mandang, SpOG dari RS Siloam Hospitals Lippo Karawaci, Tangerang.

Ibu akan sering mengalami perdarahan yang mencetus anemia, bahkan mengakibatkan kematian karena kehilangan banyak darah. Pada beberapa kasus, hamil anggur menyebabkan krisis hormon tiroid yang juga dapat menyebabkan kematian.

Jika calon ibu terdiagnosa mengalami hamil anggur, maka kehamilan harus segera dihentikan oleh dokter. Hamil anggur tidak selalu menyebabkan keguguran spontan, sehingga harus dikeluarkan dengan cara kuretase.

Plus, perawatan yang intensif pasca-kuretase, karena sel-sel trofoblas bisa menyebar tidak terkendali sehingga merusak sel-sel lain di sekitarnya. Calon ibu harus rajin melakukan pemeriksaan darah dan foto rontgen, serta pemeriksaan kadar HCG.

Namun jangan khawatir, Bunda. Dengan penanganan dan perawatan yang  tepat, hamil anggur dapat diatasi dengan baik, dan Anda pun bisa hamil lagi!

Apa Itu Hamil Anggur ?

Leave a comment  

name*

email*

website

Submit comment

Powered by moviekillers.com.com